Golkar Ingin Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat acara Peresmian Pembukaan Indonesia Industrial Summit Tahun 2018 dan Peluncuran

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat acara Peresmian Pembukaan Indonesia Industrial Summit Tahun 2018 dan Peluncuran "Making Indonesia 4.0" di JCC, Senayan, Jakarta, 4 April 2018. Industri 4.0 adalah menyiapkan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan untuk memperkuat fundamental struktur industri Tanah Air. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Golkar berharap Ketua Umum Airlangga Hartarto dipilih sebagai calon wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    "Golkar inginkan agar ketua umum Golkar dipilih Jokowi menjadi Wapres," kata koordinator bidang pemenangan Indonesia Timur, Melchias Marcus Mekeng di sela-sela Rapat kerja daerah (Rakerda) Golkar NTT di Kupang, Rabu, 2 Mei 2018.

    Menurut dia, dukungan Golkar mencapai 14,5 persen dan PDIP mencapai 18,5 persen. Dukungan dari dua partai itu saja sudah cukup untuk mengusung Jokowi sebagai Capres di Pilpres 2019. "Golkar sudah nyatakan mendukung Jokowi untuk periode kedua," tegasnya.

    Baca juga: Golkar Dorong Airlangga Hartarto Jadi Cawapres Jokowi

    Terkait dengan Rakerda yang digelar di Kupang, kata dia, Golkar menurunkan sistem yang telah dicanangkan di tingkat nasional berupa sistem demokrasi digital, sehingga apa yang dilakukan Golkar pusat bisa diketahui hingga pengurus tingkat desa.

    "Kami akan upayakan agar semua kader Golkar hingga tingkat desa wajib memikili HP Android," tegasnya.

    Rakerda ini juga dimaksudkan untuk memberikan pembekalan bagi calon anggota legislatif (Caleg) agar memahami tugas dan fungsinya, jika terpilih menjadi anggota DPRD. "Para caleg akan mengikuti sekolah politik partai Golkar," katanya.

    Baca juga: Kapan Cawapres Diumumkan? Jokowi Menjawab...

    Dia juga mengingatkan kader Golkar di seluruh Indonesia harus berhenti bermain anggaran, dan NTT harus jadi contoh atau barometer untuk daerah lainnya. "Anggota dewan hidup dari gaji, bukan dari lobi politik komisi dan fraksi," tegasnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.