Polisi Tak Dibekali Senjata Api Amankan May Day

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para buruh berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk berunjuk rasa dalam rangka hari kerja layak internasional, 7 Oktober 2017. Tempo / Friski Riana

    Para buruh berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, untuk berunjuk rasa dalam rangka hari kerja layak internasional, 7 Oktober 2017. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan tidak akan ada personel kepolisian yang membawa senjata api saat mengamankan Hari Buruh Sedunia atau May Day pada 1 Mei 2018.

    "Saya pastikan tidak ada yang bawa senjata api," ucap Setyo saat ditemui di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Senin, 30 April 2018.

    Baca: Polri: 20 Ribu Personel Dikerahkan Jaga May Day di Jakarta

    Setyo memperkirakan Jakarta dipadati para buruh dari Banten dan Jawa Barat pada 1 Mei besok. Namun dia belum mengetahui jumlah pastinya. Namun, ujar dia, Kepolisian Daerah Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Banten telah berkoordinasi mengamankan distribusi massa dari dua daerah tersebut.

    Lebih lanjut, Setyo menuturkan untuk pengamanan di Jakarta akan dikerahkan 20 ribu personel. Para personel itu akan mengatur kelancaran arus lalu lintas dan melakukan pengawalan massa yang masuk ke Jakarta.

    Dia berujar, peringatan Hari Buruh tahun ini mempunyai tema agar para buruh bersenang-senang atau fun day. Jadi, dia melarang buruh yang melakukan aksi sweeping rekan buruh lain yang tidak ikut aksi.

    Baca: Kawal May Day, Polda Jabar Kerahkan 17.260 Personel Gabungan

    Setyo menjelaskan, para personel sudah mendapatkan arahan pimpinan pasukan untuk menghindari bentrok. Ini sebagai strategi agar personel kepolisian tidak terpancing jika massa tidak tertib.

    Dia juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan untuk menghindari kawasan Monas. "Karena akan digunakan kaum buruh melaksanakan kegiatan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.