Sekitar Seribu Foto Peserta SBMPTN Bandung Tak Sesuai Ketentuan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 28_jateng_SBMPTN

    28_jateng_SBMPTN

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Lokal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Bandung menemukan sekitar seribu foto pendaftar yang bermasalah. Foto yang dikirimkan itu tidak sesuai dengan ketentuan, seperti hasil swafoto, memakai kopiah, juga cadar. "Kami minta mereka memperbaiki fotonya," kata Sekretaris Panitia Lokal SBMPTN Bandung Asep Gana, Ahad, 29 April 2018.

    Asep menuturkan foto yang tidak sesuai dengan ketentuan bisa mengakibatkan peserta gugur sebelum ujian. Panitia, kata dia, menghubungi pendaftar untuk memperbaiki fotonya. Namun sebagian pendaftar ada yang tidak menjawab panggilan.

    Baca: Bandung Sediakan 46.935 Kursi Peserta untuk SBMPTN

    Panitia, Asep melanjutkan, meminta pendaftar yang bermasalah dengan foto ujian datang ke sekretariat Panitia Lokal Bandung di kampus Institut Teknologi Bandung pada hari dan jam kerja. "Standar fotonya seperti untuk paspor, tapi dengan ukuran yang berbeda, misalnya harus melepas kacamata," ujarnya.

    Panitia meminta pendaftar sesegera mungkin mengurus perbaikan foto. Masalah foto, menurut Asep, kerap terjadi setiap tahun. Pendaftar SBMPTN di Panitia Lokal Bandung hingga batas akhir waktu pendaftaran 28 April 2018 berjumlah total 56.069 orang.

    Simak: Sistem Penilaian SBMPTN Diubah, Begini Tiga Tahapannya

    Ujian tulis SBMPTN serentak secara nasional akan dilaksanakan pada 8 Mei 2018. Ujian keterampilan bagi peserta yang memilih program studi tertentu pada 9 dan 11 Mei 2018. Pengumuman hasil seleksi SBMPTN dapat diakses melalui laman http://pengumuman.sbmptn.ac.id dan laman mirror di beberapa PTN pada 3 Juli 2018 pukul 17.00.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.