Jokowi Lebih Banyak Manggut-manggut saat Bertemu Ulama PA 212

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi seusai bertemu dengan Ulama se-Bandung Raya di Istana Merdeka, Jakarta, 3 April 2018. Dari pertemuan dengan ulama, Jokowi ingin mendengar suara sekaligus masukan terkait permasalahan teraktual. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi seusai bertemu dengan Ulama se-Bandung Raya di Istana Merdeka, Jakarta, 3 April 2018. Dari pertemuan dengan ulama, Jokowi ingin mendengar suara sekaligus masukan terkait permasalahan teraktual. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif menuturkan bagaimana pertemuan ulama PA 212 dengan Presiden Joko Widodo. Menurut dia, Jokowi lebih banyak mendengar keluhan yang mereka sampaikan.

    "Beliau manggut-manggut dan senyum-senyum, karena ada beberapa fakta yang beliau baru dengar,” kata Slamet di Sekretariat PA 212, Kamis, 26 April 2018.

    Baca: Pertemuan dengan Jokowi Bocor, PA 212 Minta Istana Mengusutnya

    Slamet menjelaskan, dalam pertemuan itu para ulama menyampaikan keluhan soal kriminalisasi terhadap ulama. Ia yang juga hadir di pertemuan tersebut, mengatakan Jokowi menjanjikan akan memanggil dan meminta keterangan dari pihak kepolisian, untuk penyelesaian persoalan itu.

    Dewan Penasihat PA 212 Eggi Sudjana mengatakan pertemuan itu dilakukan sepengetahuan Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab. Kata Eggi, Rizieq memerintahkan para ulama tersebut menagih janji Jokowi untuk melindungi ulama. “Dan dimungkinkan Habib pulang dengan aman, itu pesan moral yang sangat tegas,” tutur dia.

    Egi menekankan para ulama PA 212 itu bertemu Jokowi untuk menyampaikan nasihat dan memberikan masukan atas hal-hal yang terjadi belakangan ini. “Apa lagi mau pemilu, nanti rugi buat dia (Jokowi), kami sayang sama Jokowi, jangan sampai dia terzalimi,” kata Egi.

    Baca: Begini Kronologi Pertemuan PA 212 dengan Jokowi

    Sebelumnya, beredar foto pertemuan Jokowi dengan para ulama PA 212 di sebuah masjid pada 22 April 2018. Ketika dikonfirmasi, Jokowi tidak membantah adanya pertemuan tersebut.

    Jokowi mengatakan pertemuan itu adalah hal yang biasa dalam rangka menjalin silahturahmi antara umara (pimpinan pemerintahan) dan ulama. Pertemuan itu diawali dengan salat berjamaan dan makan siang.

    "Saya hampir setiap hari, setiap minggu, ke pondok pesantren bertemu ulama, undang ulama ke Istana," kata Jokowi di sela acara pelepasan ekspor perdana Mitsubishi Expander di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 25 April 2018.

    Ketua Tim 11 Ulama Alumni 212 Misbahul Anam menyesalkan tersebarnya foto pertemuan ulama PA 212 dengan Jokowi tersebut. Dia mengklaim bahwa pertemuan itu bersifat tertutup dan tidak dipublikasikan. Ia menduga ada pihak yang sengaja menyebarkan foto itu untuk mengadu domba.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.