Jumat, 14 Desember 2018

Jalur Rel Ganda Kutoarjo-Yogya-Solo Dioperasikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Pembangunan jalur ganda rel kereta api di Daerah Operasi VI Yogyakarta antara Stasiun Kutoarjo hingga Stasiun Solobalapan telah selesai sepenuhnya. Dengan selesainya rel ganda itu, keterlambatan kereta api bisa ditekan."Jalur ganda antara Kutoarjo, Yogyakarta hingga Solo, sudah siap digunakan untuk memperlancar angkutan Lebaran. Pengoperasian jalur ganda ini juga akan meningkatkan pelayanan PT Kereta Api terutama masalah ketepatan waktu di jalur selatan," kata Kepala Humas PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta, Muchtadi, usai peresmian jalur ganda antara Stasiun Patukan-Stasiun Tugu, Selasa (25/9).Dengan pengoperasian jalur ganda dari Patukan ke Tugu, maka jalur ganda sepanjang 123 kilometer antara stasiun Kutoarjo di Purworejo hingga stasiun Solobalapan telah siap sepenuhnya. Antara stasiun Kutoarjo ke stasiun Tugu, kata Muchtadi, panjang jalur ganda adalah 64 km sedang dari stasiun Tugu ke Solobalapan sepanjang 59 km.Sebelum ada jalur ganda, salah satu kereta api harus berhenti terlebih dahulu di stasiun terdekat jika terjadi papasan. Untuk menunggu kereta yang akan berpapasan, satu kereta bisa berhenti hingga 15-an menit sehingga perjalanan kereta menjadi lebih lambat. Dengan selesainya jalur ganda, kata dia, maka setiap persilangan tidak perlu ada kereta yang berhenti."Ini tentu akan bisa menghemat waktu perjalanan karena lalu lintas di jalur Daop VI sangat padat. Apalagi posisi kami ada di tengah-tengah yang menghubungkan Jakarta-Surabaya dan Bandung-Surabaya. Semua kereta dari Jawa Timur tujuan Jakarta atau Bandung dan sebaliknya, sebagian besar lewat di jalur selatan," kata Muchtadi.Dalam kondisi normal, kata dia, setiap hari terdapat 80 kereta api yang lewat di jalur selatan wilayah Daop VI Yogyakarta. Angka itu, kata Muchtadi, akan semakin meningkat pada masa angkutan Lebaran karena masing-masing Daop juga akan mengoperasikan kereta api ekstra."Daop VI sendiri akan menambah tiga kereta ekstra. Daop V, VII, VIII dan Daop IX rencananya juga akan menambah. Dan semua kereta dari mereka, melintasi wilayah Daop VI Yogyakarta sehingga jalur di selatan semakin padat. Tapi dengan selesainya jalur ganda ini, kepadatan lalu lintas tidak menjadi masalah," kata Muchtadi.Syaiful Amin

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.