Amien Rais akan Terima Hasil Pilpres 2019, Syaratnya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amien Rais menaiki tangga menuju ruang sidang vonis Buni Yani di Bandung, Jawa Barat, 11 November 2017. Buni Yani didakwa melanggar UU ITE terkait pidato mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Prima Mulia

    Amien Rais menaiki tangga menuju ruang sidang vonis Buni Yani di Bandung, Jawa Barat, 11 November 2017. Buni Yani didakwa melanggar UU ITE terkait pidato mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais mengatakan akan tetap menerima dengan bangga siapa pun yang memenangi pemilihan presiden (pilpres) 2019. “Hasilnya akan diterima secara gembira, secara bahagia,” kata Amien di Balai Kota DKI, Selasa, 24 April 2018.

    Namun ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar Ketua MPR periode 1999-2004 itu menerima hasil pemilu.

    Baca: Berapa Elektabilitas Calon Presiden? Ini Itungan Amien Rais...

    Berikut ini syarat-syaratnya.

    • Tidak ada praktik politik uang

    • Tidak mengacau hasil suara, tidak memanipulasi, dan tidak melakukan kecurangan.

    • Tidak menggunakan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menghantam lawan politik.

      Baca: Amien Rais Sebut Poros Ketiga di Pilpres 2019...

    • Tidak melibatkan kepentingan negara asing.

    Kalau tidak ada praktik-praktik yang disebutkannya itu, siapa pun yang menang, Amien Rais akan menjabat tangannya. "Saya akan hentak-hentakkan saking gembiranya saya.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.