Bertemu Jokowi, PA 212 Bahas Kriminalisasi Ulama

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo seusai bertemu dengan Ulama se-Jawa Barat di Istana Merdeka, Jakarta, 3 April 2018. Seusai pertemuan, sejumlah ulama meminta Jokowi untuk berfoto bersama di tangga Istana layaknya para menteri. TEMPO/Subekti

    Presiden Joko Widodo seusai bertemu dengan Ulama se-Jawa Barat di Istana Merdeka, Jakarta, 3 April 2018. Seusai pertemuan, sejumlah ulama meminta Jokowi untuk berfoto bersama di tangga Istana layaknya para menteri. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Tim 11 Ulama Alumni 212 Misbahul Anam membantah adanya pembahasan politik dalam pertemuan Tim 11 dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor pada 22 April lalu.

    "Tidak ada pembahasan politik," kata Misbahul di Jakarta pada Rabu, 25 April 2018. Ia juga menyebut tidak ada pembicaraan mengenai dukungan politik dalam pemilihan presiden 2019.

    Baca: Bertemu Ulama dari Alumni 212, Jokowi: Jaga Persaudaraan

    Menurut Misbahul, dalam pertemuan tersebut hanya dibahas kriminalisasi terhadap ulama. Tim 11 memberikan informasi yang lebih akurat untuk Presiden Jokowi.

    Selain itu, kata Misbahul, Tim 11 mendesak Presiden Jokowi segera menghentikan kriminalisasi terhadap ulama. "Dulu presiden menyebutkan tidak akan ada kriminalisasi terhadap ulama, namun fakta-faktanya kami menemukan masih ada," ujarnya.

    Baca: Jokowi Bertemu Ulama Alumni 212, Fadli Zon: Bukan Ritual Upacara

    Presiden Jokowi membenarkan pertemuan tersebut. Ia mengatakan pertemuan itu merupakan pertemuan biasa dalam rangka menjalin silaturahmi antara umara dan ulama.

    Misbahul pun menyayangkan adanya pihak yang mempolitisasi pertemuan tersebut. Dia mengakui pertemuan tersebut bersifat tertutup lantaran alat komunikasi tidak diizinkan aktif pada saat itu. "Kami menyesalkan bocornya foto pertemuan tersebut yang ditengarai adanya pihak ketiga yang mengadu domba antara presiden dan ulama," katanya.

    Baca: Bertemu Ulama, Jokowi Sampaikan Maaf dan Minta Masukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.