Selasa, 17 Juli 2018

Penjelasan Kemendikbud Soal Gangguan Server UNBK SMP

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebanyak 12 siswa SMP Muhammadiyah 14, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mengikuti ujian matematika UNBK hari ke-2, 24 April 2018. Tempo/Dias Prasongko

    Sebanyak 12 siswa SMP Muhammadiyah 14, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara mengikuti ujian matematika UNBK hari ke-2, 24 April 2018. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ari Santoso menjelaskan mengenai gangguan server saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Pertama yang terjadi di sejumlah lokasi pada hari pertama. Menurut dia, hal tersebut terjadi karena pelaksana tugas di lapangan tidak patuh dengan prosedur.

    “Harusnya pelaksana di lapangan baru mengoneksikan server sekolah dengan server pusat 15 menit sebelum ujian, tapi ada yang 30 menit sebelumnya sudah dikoneksikan,” kata Ari saat dihubungi Tempo pada Rabu, 25 April 2018.

    Baca: UNBK SMP Jakarta Telat karena Server Ngadat, Kepala Dinas Pasrah

    Akibat ketidakpatuhan itu, server pusat mengalami kelebihan kapasitas hingga dua kali lipat dan membuat pelaksanaan UNBK SMP di beberapa tempat menjadi terganggu. Hal itu terjadi pada Senin, 23 April 2018 atau di hari pertama pelaksanaan ujian. Gangguan tersebut mengakibatkan pelaksanaan UNBK menjadi molor hingga setengah jam di beberapa sekolah.

    Ari menjelaskan pihaknya sudah menyediakan kapasitas server pusat tambahan sebesar 30 persen untuk mencegah over capacity. Namun, kapasitas itu ternyata tidak mampu menahan lonjakan tersebut.

    Baca: Mati Lampu Saat UNBK di Depok, PLN: Burung Nyangkut di Kabel

    Adapun jumlah sekolah di seluruh Indonesia yang melaksanakan UNBK sebanyak 28 ribu sekolah. Di setiap sekolah, menurut Ari, rata-rata memiliki lima server sehingga jika dijumlahkan ada sebanyak 140 ribu server sekolah yang tidak bisa ditangani oleh server pusat secara bersamaan. "Sehingga mematuhi jadwal merupakan hal yang penting," kata dia.

    Ari mengatakan sekolah yang mengadakan UNBK padahal sudah mengadakan simulasi sebanyak dua kali dan gladi bersih satu kali. Namun pada kenyataannya, ada beberapa pihak yang tetap tidak mematuhinya.

    Meski begitu, kata Ari, gangguan hanya terjadi di hari pertama saja. Pada pelaksanaan hari ketiga UNBK SMP hari ini, tidak ada kendala yang ditemukan. “Kalaupun gangguan, itu hanya terjadi di sekolahnya saja, tidak berdampak sampai ke satu wilayah,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prancis Menjadi Juara Piala Dunia 2018, Mengalahkan Kroasia

    Tim Nasional Prancis mengangkat trofi Piala Dunia 2018 setelah menekuk Kroasia dengan skor 4-2 dan menorehkan pelbagai catatan menarik.