Pengamanan Sidang Putusan Setya Novanto Dibagi dalam Tiga Ring

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus e-ktp Setya Novanto pada sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 24 April 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    Terdakwa kasus e-ktp Setya Novanto pada sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 24 April 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor Kemayoran Kompol Saiful Anwar mengatakan kepolisian menurunkan 140 personel untuk pengamanan sidang putusan Setya Novanto. Pengamanan dibagi menjadi tiga ring. Ring pertama berada di dalam gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat. Sedangkan, untuk ring dua berada di halaman gedung dan ring tiga di luar gedung.

    Saiful mengatakan 140 personel kepolisian itu dibagi rata untuk tiga ring. "Kami utamakan di ring tiga karena ada aksi unjuk rasa dari kelompok masyarakat anti-korupsi," kata Saiful di halaman Pengadilan Tipikor, Selasa 24 April 2018.

    Baca: Setya Novanto Hadapi Sidang Vonis, Berikut Kronologi Kasusnya

    Setya Novanto dijadwalkan menjalani sidang putusan kasus korupsi e-KTP, pukul 10.00. Tiba di pengadilan pukul 08.45, Setya mengatakan siap menjalani sidang putusan hari ini.

    Berdasarkan pantauan tempo, sidang Setya Novanto baru dimulai pukul 10.55. Padahal, sejak pukul 10.30, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi dan tim pengacara Setya sudah hadir di ruang sidang.

    Berbarengan dengan sidang Setya, Saiful mengatakan ada 100 orang yang berunjuk rasa di depan Pengadilan Tipikor. "Dari Nusantara anti-korupsi dan jaringan aliansi anti-korupsi," kata Saiful.

    Baca: 140 Personel Kepolisian Jaga Sidang Putusan Setya Novanto

    Sementara itu, personel kepolisian juga tampak berjaga di depan ruang sidang. Di dalam ruang sidang di penuhi awak media yang tengah sibuk mengikuti pembacaan putusan hakim untuk Setya Novanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.