Gerindra Tantang Luhut Jelaskan Rencana Prabowo Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap bersepeda menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap bersepeda menuju kantor DPP PKS di Jakarta Selatan, 21 April 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Gerindra meminta Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan ucapannya soal Prabowo Subianto yang bersedia menjadi calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo atau Jokowi. “Kalau berani konferensi pers sajalah, ngomong apa yang terjadi sebenarnya,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono saat dihubungi, Senin, 23 April 2018.

    Ia membantah Gerindra meminta jabatan kepada kubu Jokowi. “Jangan dikira kami yang minta jabatan wakil presiden.”

    Baca: Soal Kabar Prabowo Cawapres Jokowi dengan Syarat, Fadli Zon: Basi

    Ferry membantah Prabowo tidak mungkin bersedia menjadi cawapres Jokowi dengan syarat apa pun. Prabowo, kata dia, tidak akan mengkhianati Partai Gerindra yang telah memandatkan maju sebagai calon presiden.

    Baca: Luhut Mengaku Laporkan Pertemuannya dengan Prabowo ke Jokowi ...

    “Seluruh keluarga partai Gerindra ingin Pak Prabowo maju sebagai capres (calon presiden),” katanya.

    Ferry mengatakan Luhut yang justru menawarkan posisi cawapres kepada Prabowo. “Mungkin Pak Luhut mencoba meyakinkan Pak Prabowo soal cawapres.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.