Soal Kabar Prabowo Cawapres Jokowi dengan Syarat, Fadli Zon: Basi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto. Dok.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Prabowo Subianto. Dok.TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon membantah bahwa Ketua Umum Prabowo Subianto pernah menyampaikan keinginannya sebagai wakil calon presiden (cawapres) Joko Widodo pada Pemilu 2019 kepada Menteri Luhut Panjaitan. "Tidak ada cerita Prabowo ingin menjadi cawapres. Itu sudah basi," kata Fadli di Kompleks DPR Jakarta, Senin, 23 April 2018.

    Fadli mengatakan tidak ada pembahasan yang menyatakan Prabowo niat menjadi cawapres Jokowi. Ia juga membantah bahwa Prabowo bersedia menjadi wakil Jokowi dengan syarat tertentu. "Ah, hoax paling itu."

    Baca: Jawaban Luhut Soal Dirinya di Balik Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    Menurut dia, wacana Prabowo menjadi cawapres atau calon presiden (capres)  sudah selesai sejak musyawarah partainya 11 April lalu. Saat itu, diputuskan Prabowo akan maju menjadi capres Gerindra pada Pemilu 2019.

    Pernyataan Luhut bahwa Prabowo ingin menjadi cawapres Jokowi, kata Fadli, adalah fiktif.

    Simak: Presiden PKS: Kepada Luhut, Prabowo Menolak Jadi Cawapres Jokowi

    IMAM HAMDI | WAHYU MURYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.