Roy Suryo: Pesan SBY secara Teknis Tak Mungkin Bocor, kecuali

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putera sulung mantan Presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) didampingi mantan Menpora Roy Suryo (tengah) menghadiri Kejuaraan Asia Karate SBY Cup XIV di Jakarta, 25 Februari 2017. Kejuaraan Karate se-Asia SBY Cup XIV 2017 tersebut diikuti oleh 1600 peserta. ANTARA FOTO

    Putera sulung mantan Presiden SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) didampingi mantan Menpora Roy Suryo (tengah) menghadiri Kejuaraan Asia Karate SBY Cup XIV di Jakarta, 25 Februari 2017. Kejuaraan Karate se-Asia SBY Cup XIV 2017 tersebut diikuti oleh 1600 peserta. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan pesan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dikirim melalui ajudan tentang larangan bicara politik kepada media secara teknis tidak mungkin bocor kepada publik. “Kecuali dari tiga nama yang disebut dan dikirim oleh ajudan bapak SBY.” Roy menyampaikannya melalui  pesan teks kepada Tempo, Ahad, 22 April 2018.

    Menurut Roy, larangan itu disampaikan SBY melalui ajudannya kepadanya, Sabtu sore, 21 April 2018. Selain Roy, penerima pesan lainnya adalah Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, dan Imelda Sari. Namun, pesan bocor kepada publik dan media sekitar pukul 16.45.

    Baca: SBY Larang Roy Suryo Bicara Politik di Media ...

    SBY melarang Roy berbicara politik kepada media karena banyak pernyataan Roy Suryo yang dinilai tidak sesuai dengan posisi dan kebijakan partai. “Untuk sementara Bung Roy Suryo tidak melakukan talk show  termasuk ILC dengan TV dan media lain agar tidak menimbulkan kebingungan bagi kader Demokrat.”

    SBY menyatakan kader Demokrat di daerah kerap melaporkan pernyataan politik Roy kepada media. Karena itu SBY mengimbau agar Roy fokus pada tugas di parlemen dan pemenangan di Yogyakarta.

    Baca: Demokrat Siapkan AHY untuk 2019, Roy Suryo

    “Untuk diketahui, untuk kesekian kalinya para kader Demokrat di berbagai daerah sering menyampaikan hal itu kepada saya.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.