Gerindra Urunan Logistik untuk Pencalonan Presiden Prabowo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk Prabowo Subianto calon presiden 2019 membentang di salah sudut Kota Bandung, Jawa Barat, 16 April 2018. TEMPO/Prima Mulia

    Spanduk Prabowo Subianto calon presiden 2019 membentang di salah sudut Kota Bandung, Jawa Barat, 16 April 2018. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan partainya siap menyokong logistik ketua umumnya, Prabowo Subianto, yang akan maju menjadi calon presiden. "Kekuatan logistik Prabowo cukup kuat karena akan dibantu partai," kata Andre saat dihubungi, Jumat, 20 April 2018.

    Gerindra, kata dia, akan bergotong royong mengumpulkan dana pemilihan umum dari 73 anggota DPR, 2.000 anggota DPRD, dan 8 juta kader partai berlambang Garuda itu. "Tidak ada istilah kekurangan logistik.” Urunan kader Gerindra itu akan membuat logistik semakin besar karena Prabowo juga mengeluarkan biaya pribadi untuk pencalonannya.

    Baca:
    Gerindra Bantah Prabowo Paceklik Logistik...
    Mahfud MD: Gatot Lebih Siap Lawan Jokowi...

    Gerindra mendeklarasikan Prabowo menjadi calon presiden pada pemilu 2019 saat musyawarah nasional partai, 11 April lalu. Saat deklarasi, kata Andre, sudah diputuskan bahwa logistik pemilu untuk pencalonan Prabowo akan dibiayai oleh semua kader Gerindra.

    Toh, beberapa kalangan meragukan kesiapan logistik Prabowo. Keraguan juga datang dari partai koalisi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Politikus PKS, Nasir Djamil, meragukan kesiapan logistik Prabowo berdasarkan kekalahan Prabowo pada pemilihan presiden sebelumnya. Ia menilai logistik Prabowo sudah terkuras pada pilpres 2014.

    Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, bahkan mengatakan Gatot Nurmantyo lebih siap ketimbang Prabowo. "Perkiraan saya, Gatot yang akan bersaing dengan Jokowi," kata Mahfud saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis, 19 April 2018. Menurut Mahfud, Gatot sudah menyatakan kesiapannya maju sebagai calon presiden.

    Baca: PKS Ragu Prabowo Maju, Tiket Capres untuk...

    Selain itu, kata Mahfud, Gatot sudah memiliki kekuatan besar sebagai modal bertarung dalam pemilihan presiden. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu memperkirakan Prabowo tidak akan maju dalam pemilu tahun depan meski telah dideklarasikan Partai Gerindra. "Prabowo belum membantah kalau batal maju."

    Andre mengatakan partainya telah menyiapkan mekanisme untuk menarik sumbangan dana pilpres 2019. Meski demikian, sejauh ini Gerindra belum menentukan jumlah sumbangan untuk pemilu. "Yang pasti urunan itu juga akan signifikan dalam membantu biaya logistik pemilu."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.