PKS Tak Rela Jika 9 Nama Cawapresnya Diganti Anies Baswedan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dan Presiden PKS Sohibul Iman, mengumumkan hasil exit poll di Jakarta, 15 Februari 2017. TEMPO/Friski Riana

    Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera, pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dan Presiden PKS Sohibul Iman, mengumumkan hasil exit poll di Jakarta, 15 Februari 2017. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera mengatakan saat ini PKS tidak rela bila sembilan nama yang mereka usung sebagai calon presiden atau cawapres digantikan Anies Baswedan.

    "Soal relakah kalo 9 capres cawapres PKS di-replace dengan Anies Baswedan. Kalo melihat kondisi sekarang tidak rela," kata Mardani seusai rilis survei Cyrus Network di Menteng, Jakarta, Kamis, 19 April 2018.

    Menurut Mardani kemungkinan-kemungkinan masih dapat terjadi hingga Agustus. Hal tersebut karena Mardani berkaca pada Pilkada DKI 2017 lalu. Saat itu pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dicalonkan di menit-menit terakhir oleh koalisi Gerindra dan PKS.

    Baca juga: Fahri Hamzah Menuding Ada Operasi Intelijen Memecah Belah PKS

    Mardani mengatakan pada 2014 Joko Widodo kuat sekali dan pada 2017 Anies Baswedan kuat, partai-partai pun akan berjejeran untuk mendukung.

    Pada 15 April 2018, Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan PKS akan berkoalisi dengan Partai Gerindra asalkan calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto dari kadernya. PKS sudah menyiapkan sembilan kadernya untuk diajukan dalam pilpres 2019.

    "Kami siap berkoalisi dengan Pak Prabowo asal cawapres diambil dari yang sembilan itu," kata Sohibul seusai senam bersama kader PKS di halaman Balai Kota DKI.

    Baca juga: Presiden PKS: 2019 Kami Memang Kekurangan Logistik

    PKS tengah menyeleksi sembilan kadernya untuk dimajukan dalam pilpres 2019. Sembilan nama itu adalah Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring, Al Muzzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.