Pemilu 2019, SBY Harap Penegak Hukum Tak Disusupi Agen Politik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersiap memulai rapat darurat di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, 3 Januari 2018. Rapat ini akan membahas sejumlah keputusan final terkait dukungan partai ini pada Pilkada Serentak 2018. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bersiap memulai rapat darurat di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, 3 Januari 2018. Rapat ini akan membahas sejumlah keputusan final terkait dukungan partai ini pada Pilkada Serentak 2018. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengingatkan kepada penegak hukum untuk menjaga independensinya selama perhelatan pemilihan umum (pemilu) 2019.

    “Semoga penegak hukum (kepolisian, kejaksaan, dan KPK) tidak ‘kesusupan’ agen-agen politik. Semoga intelijen juga tidak jadi alat politik,” kata SBY melalui akun Twitter-nya @SBYudhoyono pada Selasa, 17 April 2018.

    Baca juga: Sambil Ngopi, SBY Cerita Saat Nyaris Dipecat Orde Baru

    SBY menuliskan kultwit setahun menjelang pelaksanaan pemilu 2019. Dia ingin mengingatkan tanggal 17 April 2018 adalah tepat satu tahun menjelang pelaksanaan pemilu tahun depan.

    SBY berharap pilkada dan pemilihan presiden 2019 dapat berlangsung aman, tertib, dan adil. Dia meminta semua peserta pemilu dapat berkompetisi secara adil dan jujur. “Semoga setiap peserta pemilu bertanding secara kesatria,” katanya.

    SBY juga berharap kampanye hitam dan pembunuhan karakter tidak terjadi selama pemilu 2019. Dia juga berharap tidak ada hoax, ujaran kebencian, dan intimidasi selama pesta demokrasi tersebut.

    Baca juga: SBY Harap Jokowi Cegah Politik yang Buruk di Pilpres 2019

    “Semoga yang berlaku bukan hukum rimba. Yang kuat menang, yang lemah kalah, tak peduli benar atau salah,” katanya.

    Cuitannya itu mendapat ratusan tanda suka dari pengguna Twitter. Sudah ratusan pula yang me-retweet cuitan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.