Provinsi yang Siswanya Paling Banyak Lulus SNMPTN 2018 adalah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta SNMPTN mulai mengisi data di ITB, Bandung, Jawa Barat, (12/6). Dari jumlah pendaftar ujian di Panitia Lokal Bandung, ada 13 peserta berkebutuhan khusus termasuk yang sakit dari 40.253 peserta yang telah terdaftar. TEMPO/Prima Mulia

    Peserta SNMPTN mulai mengisi data di ITB, Bandung, Jawa Barat, (12/6). Dari jumlah pendaftar ujian di Panitia Lokal Bandung, ada 13 peserta berkebutuhan khusus termasuk yang sakit dari 40.253 peserta yang telah terdaftar. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Siswa dari Pulau Jawa mendominasi kelulusan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Jawa Timur adalah provinsi yang paling banyak menyumbang calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018. Sebanyak 14.518 siswa dari provinsi di ujung timur Pulau Jawa itu lolos seleksi masuk kampus negeri.

    Berikut adalah provinsi dengan siswa terbanyak yang lulus SNMPTN 2018:

    1. Jawa Timur 14.518 orang
    2. Jawa Barat 11.519 orang
    3. Jawa Tengah 9.204 siswa

    Baca:
    Sepuluh Kampus Menerima Mahasiswa SNMPTN Terbanyak ...
    Hasil SNMPTN 2018 Akan Diumumkan Mulai ...

    1. Sumatera Utara 8.079 orang
    1. Aceh 5.282 siswa
    1. Sulawesi Selatan 5.168 siswa
    1. Sumatera Barat 4.545 siswa
    1. DKI 4.025 siswa
    1. Sulawesi Tenggara 3.734 orang
    1. Riau 3.316 siswa

    Baca: Hasil SNMPTN 2018 Akan Diumumkan Mulai ...

    Sepuluh provinsi itu menyumbang 110.946 siswa yang dinyatakan lulus SNMPTN dari seluruh provinsi di Indonesia. Mereka tersebar di 85 kampus negeri di negara ini. “Jumlah itu hasil seleksi panitia pusat,” kata Ketua Panitia Pusat SNMPTN Ravik Karsidi di Jakarta, Selasa, 17 April 2018. Jumlah bakal calon mahasiswa yang mendaftar 586.155 orang

    Sebanyak 28.069 siswa yang diterima SNMPTN 2018 adalah peserta Bidikmisi. Bidikmisi adalah program bantuan biaya kuliah buat mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi, tapi mempunyai prestasi akademik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.