Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Survei: Elektabilitas Jokowi Teratas, Prabowo dan Gatot Menyusul

Reporter

Presiden Joko Widodo membonceng istrinya, Iriana Jokowi, menggunakan motor listrik saat menuju Aula Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Papua, 12 Maret 2018. Sepanjang perjalanan keduanya disambut masyarakat. Presiden sempat membagikan buku kepada anak-anak. Foto: Biro Pers Setpres.
Presiden Joko Widodo membonceng istrinya, Iriana Jokowi, menggunakan motor listrik saat menuju Aula Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Papua, 12 Maret 2018. Sepanjang perjalanan keduanya disambut masyarakat. Presiden sempat membagikan buku kepada anak-anak. Foto: Biro Pers Setpres.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Survei yang dilakukan Media Survei Nasional pada 24 Maret hingga 6 April 2018 menunjukkan elektabilitas bakal calon presiden, Joko Widodo atau Jokowi masih tertinggi dibandingkan dengan yang lain.

"Pada periode itu, elektabilitas calon presiden tertinggi masih ditempati oleh Pak Jokowi dengan 36,2 persen," kata Direktur Riset Median Sudarto selepas merilis hasil survei elektabilitas kandidat di daerah Cikini, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018.

Baca juga: Mengapa Pendukung Jokowi Senang Prabowo Maju Pilpres 2019?

Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan 20,4 persen dan Gatot Nurmantyo di posisi ketiga dengan elektabilitas 7 persen. Selanjutnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla meraup 4,3 persen dan Anies Baswedan 2 persen.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menempati posisi keenam dengan 1,9 persen. Selanjutnya, Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1,8 persen, bekas Presiden PKS Anis Matta 1,7 persen, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo 1,6 persen, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Zainul Majdi 1,5 persen.

Meski Jokowi masih menempati posisi tertinggi, Sudarto menuturkan posisi sang inkumben belum aman. Ada 63,8 persen publik belum mau memilih Jokowi sebagai presiden dalam Pilpres mendatang. Namun jumlah suara itu masih tersebar ke beberapa tokoh.

Baca: Pengamat: Duel Ulang Jokowi-Prabowo Tak Menarik Ditonton

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, sebanyak 46,37 persen responden juga menginginkan Jokowi diganti dengan tokoh lain pada periode mendatang. Sudarto mengatakan hasil survei ini menjadi peringatan bagi Jokowi. "Warning kuning kemerahan untuk Jokowi, karena ada sedikit lebih banyak orang yang ingin Jokowi diganti," dia menjelaskan.

Sudarto menambahkan, survei yang dilakukan lembaganya itu belum memperhitungkan deklarasi Prabowo Subianto sebagai Capres pada 11 April 2018. "Artinya, efek deklarasi Pak Prabowo itu belum teramati di survei kami," kata dia. "Umumnya, elektabilitasnya akan naik karena sudah memastikan diri, sehingga orang-orang yang tadinya gamang menjadi yakin," ujarnya.

Median melakukan survei dengan sampel 1.200 responden warga yang memiliki hak pilih. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling serta proporsional atas populasi di provinsi dan gender. Adapun kontrol kualitas dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada. (*)

Lihat juga video: Rahasia Sukses Pendiri Anomali Coffee


Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Gibran Enggan Komentari Upaya PSI Ajukan Uji Materi Batas Usia Capres dan Cawapres

4 jam lalu

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berfoto bersama bacaleg/kader dari PSI Solo di KPU Kota Solo, Jumat, 12 Mei 2023. TEMPO/SEPTHIA RYANTHIE
Gibran Enggan Komentari Upaya PSI Ajukan Uji Materi Batas Usia Capres dan Cawapres

Jika uji materi dikabulkan, kemungkinan Gibran memiliki peluang untuk menjadi cawapres, salah satunya menjadi cawapres Prabowo.


Sandiaga Uno Akui Bertemu Empat Mata dengan Jokowi di Sela-sela KTT ASEAN

5 jam lalu

Menparekraf Sandiaga Uno menyambangi kawasan Bantul, Yogyakarta Minggu 28 Mei 2023. Dok.istimewa
Sandiaga Uno Akui Bertemu Empat Mata dengan Jokowi di Sela-sela KTT ASEAN

Sandiaga Uno mengakui pertemuan empat mata dirinya dengan Presiden Jokowi, tapi dia tak mau mengungkapkan soal pembicaraan politik mereka.


Bertemu Sejumlah Pemred di Istana, Jokowi Bahas Aksi Cawe-cawenya dalam Politik

5 jam lalu

Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan), Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (ketiga kanan), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri), Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (kiri), dan Plt Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono (kanan) memberikan keterangan pers usai menghadiri acara Silaturahmi Ramadhan 1444 H DPP PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta, Minggu, 2 April 2023. Acara tersebut turut dihadiri para ketua umum partai politik koalisi pendukung pemerintah seperti PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, PPP, dan PKB. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Bertemu Sejumlah Pemred di Istana, Jokowi Bahas Aksi Cawe-cawenya dalam Politik

Jokowi mengklaim cawe-cawenya dalam politik tidak melanggar undang-undang.


Presiden Jokowi Akui Tak Akan Netral Pada Pilpres 2024

6 jam lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan selfie bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat panen raya di Kebumen, Jawa Tengah. Sumber Biro Pers Istana Kepresidenan
Presiden Jokowi Akui Tak Akan Netral Pada Pilpres 2024

Presiden Jokowi akhirnya mengakui bahwa dirinya tak akan netral pada Pilpres 2024. Menyinggung soal keberlanjutan pembangunan.


KKP Soal Izin Ekspor Pasir Laut: PP Ini Bukan Rezim Penambangan, Tapi Pembersihan Sedimentasi

6 jam lalu

Ilustrasi pasir laut. Pixabay
KKP Soal Izin Ekspor Pasir Laut: PP Ini Bukan Rezim Penambangan, Tapi Pembersihan Sedimentasi

KKP membantah soal pembukaan kembali ekspor pasir laut. Begini penjelasan lengkap Stafsus Bidang Komunikasi Publik KKP Wahyu Muryadi.


Erdogan Menang Pemilu Turki: Putin hingga Jokowi Beri Selamat, Warga Palestina Ikut Merayakan

6 jam lalu

Presiden Turki Tayyip Erdogan berbicara kepada para pendukungnya menyusul kemenangannya pada putaran kedua pemilihan presiden di Istana Kepresidenan di Ankara, Turki 29 Mei 2023. Recep Tayyip Erdogan kembali terpilih sebagai presiden Turki pada putaran kedua pemilu presiden. REUTERS/Umit Bektas
Erdogan Menang Pemilu Turki: Putin hingga Jokowi Beri Selamat, Warga Palestina Ikut Merayakan

Kemenangan Erdogan di Pemilu Turki diucapkan banyak para pemimpin dunia. Bahkan, warga Palestina juga ikut merayakan kemenangan tersebut.


Ragam Pernyataan Walhi soal Izin Ekspor Pasir Laut, Memperparah Ancaman Keselamatan Lingkungan

7 jam lalu

Jokowi Kembali Izinkan Ekspor Pasir Laut, Pengamat Soroti Minimnya Diskusi dengan Nelayan dan Warga Lokal
Ragam Pernyataan Walhi soal Izin Ekspor Pasir Laut, Memperparah Ancaman Keselamatan Lingkungan

Walhi ikut buka suara soal Jokowi yang membuka kembali ekspor pasir laut. Walhi menyebut kebijakan ini dapat buat pulau kecil tenggelam.


Susi Pudjiastuti Minta Jokowi Batalkan Kebijakan Ekspor Pasir Laut: Kerugian Lingkungan akan Jauh Lebih Besar

7 jam lalu

Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers soal pembakaran pesawat dan penyanderaan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, di Jakarta, Rabu, 1 Maret 2023. Susi mengatakan tidak habis pikir dengan tindakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menyandera pilot pesawat maskapai miliknya, Susi Air, di Kabupaten Nduga, Papua. Hingga saat ini, pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut masih belum dibebaskan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Susi Pudjiastuti Minta Jokowi Batalkan Kebijakan Ekspor Pasir Laut: Kerugian Lingkungan akan Jauh Lebih Besar

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menanggapi soal kebijakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam membuka kembali ekspor pasir laut.


Terkini: Motif Dana Politik Pemilu 2024 di Perizinan Ekspor Pasir Laut, Persiapan Fasilitas Check In Pesawat di Stasiun Kereta

13 jam lalu

Jokowi Kembali Izinkan Ekspor Pasir Laut, Pengamat Soroti Minimnya Diskusi dengan Nelayan dan Warga Lokal
Terkini: Motif Dana Politik Pemilu 2024 di Perizinan Ekspor Pasir Laut, Persiapan Fasilitas Check In Pesawat di Stasiun Kereta

Terkini: Motif pengumpulan dana politik untuk Pemilu 2024 di balik pembukaan ekspor pasir laut, persiapan fasilitas check in pesawat di stasiun kereta


Ekspor Pasir Laut Dibuka, Pengamat: Ada yang Butuh Dana Politik Pemilu 2024

14 jam lalu

Jokowi Kembali Izinkan Ekspor Pasir Laut, Pengamat Soroti Minimnya Diskusi dengan Nelayan dan Warga Lokal
Ekspor Pasir Laut Dibuka, Pengamat: Ada yang Butuh Dana Politik Pemilu 2024

Diduga ada persengkongkolan pengusaha dan politisi di balik pembukaan ekspor pasir laut dengan motif pengumpulan dana politik Pemilu 2024.