Inspirasi dari Penerima SATU Indonesia Awards 2016

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Satu Indonesia Award 2018. Tayang 20 April 2018. Pemenang SIA 2016

    Satu Indonesia Award 2018. Tayang 20 April 2018. Pemenang SIA 2016

    Pada tahun 2016, program Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards berhasil memunculkan 7 penerima apresiasi tingkat nasional. Para penerima penghargaan ini merupakan finalis yang terpilih dari 2.341 pendaftar dari seluruh Indonesia. Mereka mewakili setiap kategori yang diikutsertakan, seperti Kesehatan, Lingkungan, Pendidikan, Teknologi, Kewirausahaan, dan Kelompok yang mewakili salah satu dari lima ketegori sebelumnya. Untuk memastikan keberlanjutan program mereka, PT Astra International Tbk pun memberikan dana bantuan sebesar Rp 55 juta.

    Untuk kategori Pendidikan, Zainul Arifin dari Lumajang, Jawa Timur mendapat apresiasi atas programnya dalam pemberdayaan masyarakat desa serta pembangunan destinasi wisata.

    Mewakili bidang Kewirausahaan, Muhammad Aripin asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan mendapatkan penghargaan atas usahanya mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis.

    Penerima penghargaan kategori Kewirausahaan lainnya adalah Akhmad Sobirin yang berasal dari Banyumas, jawa Tengah. Ia berhasil memberdayakan masyarakat untuk memproduksi gula semut yang memiliki nilai tinggi di pasar ekspor.

    Ridwan Nojeng dari Janeponto, Sulawesi Selatan menerima apresiasi untuk bidang lingkungan atas usahanya menghijaukan kembali Desa Tompobulu yang tandus dan gersang.

    Seorang pemuda asal Pasuruan, Jawa Timur bernama Yoga Andika menerima apresiasi untuk kategori kesehatan. Gagasannya adalah Posyandu Remaja yang aktif menyampaikan berbagai materi penyuluhan  tentang pernikahan dini, bahaya seks pra-nikah, efek negatif miras dan nikotin, serta budaya hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.

    Penerima apresiasi untuk kategori teknologi adalah Dewis Akbar dari Garut, Jawa Barat dengan terobosannya dalam pengajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang ditujukan bagi anak-anak Sekolah Dasar.

    Penerima penghargaan yang terakhir dari kategori Kelompok untuk bidang teknologi adalah Yayasan Pendidikan Kemaritiman Indonesia dari Banda Aceh, Aceh yang mengembangkan penerapan teknologi penggunaan ban bekas untuk budidaya tiram.

    Kini, SATU Indonesia Awards kembali diadakan pada tahun 2018. Para penerima apresiasi tahun 2016 sudah membuktikan kiprah mereka, mungkin sekarang saatnya Anda atau generasi muda lain di sekitar Anda. Segeralah mendaftar!

    Untuk informasi lebih lanjut lagi tentang SATU Indonesia Awards, silakan kunjungi website www.satu-indonesia.com .

    BAYU SATITO / TIM INFO TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?