Jumat, 20 April 2018

Kontroversi Amien Rais, Ketua PAN: Tak Ada Urusan Partai

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, memberi nasi tumpeng pada Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional ke III di Bandung, Jawa Barat, 21 Agustus 2017. Rakernas PAN akan membahas persiapan pemilihan kepala daerah, program pemenangan pemilihan gubernur Jawa Barat 2018, termasuk membahas isu calon presiden yang akan diusung. TEMPO/Prima Mulia

    Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, memberi nasi tumpeng pada Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais saat pembukaan Rapat Kerja Nasional Partai Amanat Nasional ke III di Bandung, Jawa Barat, 21 Agustus 2017. Rakernas PAN akan membahas persiapan pemilihan kepala daerah, program pemenangan pemilihan gubernur Jawa Barat 2018, termasuk membahas isu calon presiden yang akan diusung. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan kontroversi yang dilontarkan pendiri sekaligus petinggi PAN, Amien Rais mengenai "Partai Setan" dan "Partai Allah" tak ada sangkut-pautnya dengan partai.

    "Itu tidak ada urusan partai. Jangan dikembang-kembangkan. Ini ceramah Ketua Penasihat Alumni 212 mengenai agama Islam. Titik," kata Zulkifli saat bertemu kader PAN di Rolag Cafe Prapanca, Surabaya, Jawa Timur, Senin siang, 16 April 2018.

    Baca: Bicara Partai Allah dan Partai Setan, Amien Rais Dilaporkan ke Polisi

    Menurut Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu, ceramah yang diberikan besannya itu kapasitanya sebagai Ketua Penasihat Alumni 212. "Diundang kuliah subuh, tempatnya di masjid, ceramah mengenai agama Islam," dia menjelaskan.

    Dia pun meminta media tidak lagi membesar-besarkan atau menambah-nambahi masalah tersebut sehingga menjadi polemik berkepanjangan. "Itu jangan dilebar-lebarkan, teman-teman wartawan jangan nambah-nambahin," katanya.

    Sebelumnya, Amien membedakan Partai Allah dan Partai Setan saat memberikan tausiyah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat, 13 April 2018.

    Baca: Muhaimin Iskandar Nilai Ucapan Amien Rais Panaskan Tensi Politik

    Akibat tausiyahnya itu, Cyber Indonesia melaporkan tokoh Reformasi tersebut ke Kepolisian Daerah Metro Jaya. Laporan ini terkait dengan ucapan pendiri PAN itu tentang “Partai Allah” dan “Partai Setan”.

    Ucapan Amien Rais tersebut dinilai Cyber Indonesia sebagai bentuk ujaran kebencian dan menyinggung suku, agama, ras, dan antargolongan. "Ya nanti jam 2 dilaporkan," kata Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid, Minggu, 15 April 2018.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Bandara Kertajati Siap Sambut Musim Mudik

    Tahap pertama pembangunan Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, nyaris rampung. Bandara internasional tersebut ditargetkan siap sambut pemudik.