Senin, 24 September 2018

Jokowi Dituduh Buat Rakyat Miskin, Moeldoko: Ngomongnya Tak Logis

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Moeldoko. REUTERS/Beawiharta

    Moeldoko. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menampik argumen Wakil Koordinator Nasional Gerakan Indonesia Salat Subuh (GIS) Eggi Sudjana yang mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuat rakyat miskin. Eggi menilai hal itu terjadi akibat sumber daya alam Indonesia yang banyak dikuasai asing.

    Menurut Moeldoko, tudingan tokoh alumni aksi unjuk rasa 2 Desember 2016 (212) itu tidak benar. Jika indikatornya adalah sumber daya alam yang banyak dikuasai asing, kata Moeldoko, hal itu sudah terjadi sebelum pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. "Ngomongnya tidak logis," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 16 April 2018.

    Baca: Jokowi Masuk Daftar Muslim Paling Berpengaruh di Dunia

    Selain itu, kata Moeldoko, pemerintahan Jokowi-JK mampu memangkas angka ketimpangan kemiskinan di masyarakat. Ia berujar indeks gini ratio saat ini turun dari 0,41 ke 0,39.

    Moeldoko menyayangkan sikap Eggi yang melontarkan tudingannya itu di forum pengajian di lingkungan masjid. Mantan panglima TNI itu menilai masjid adalah tempat untuk syiar agama, menebarkan kesejukkan. "Bukan menebarkan hal-hal yang berbau itu. Jadi bingung masyarakat," kata dia.

    Baca: Jokowi: Konflik Sosial dengan Akar Agama Harus Terus Diwaspadai

    Sebelumnya dalam acara kuliah subuh di sebuah masjid di Tangerang Selatan, Eggi Sudjana berpidato soal kemiskinan yang dialami oleh masyarakat. Menurut dia, Presiden Jokowi yang membuat rakyat miskin. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.