Forum Ustazah Ini Galang Dukungan untuk Gatot Nurmantyo-Muhaimin

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gatot Nurmantyo dan Muhaimin Iskandar. TEMPO/Imam Sukamto-Jati M

    Gatot Nurmantyo dan Muhaimin Iskandar. TEMPO/Imam Sukamto-Jati M

    TEMPO.CO, Jakarta - Forum Komunikasi Ustazah (Fokus) siap menjaring majelis taklim lainnya untuk memberikan dukungan kepada calon presiden dan wakil presiden yang mereka deklarasikan, yaitu Gatot Nurmantyo dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. "Sekarang masih sebagian wilayah Jakarta Barat, tapi kami akan ajak majelis taklim lainnya,"ujar ketua Fokus, Ida Mursidah di Jakarta Barat, Minggu, 15 April 2018.

    Fokus menyatakan dukungannya kepada Gatot-Cak Imin dengan mendeklarasikan pasangan tersebut untuk berduet pada Pemilihan Presiden 2019. "Dalam momentum hari besar Islam ini, kami mendeklarasikan Agamis, Aku Gatot Muhaimin Iskandar, sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2019," ujar.

    Baca: Forum Ustazah Deklarasi Dukung Gatot Nurmantyo-Muhaimin Iskandar

    Ida mengatakan belum menghitung jumlah pendukung Fokus. Menurut dia, sudah ada belasan majelis taklim yang tergabung dalam kelompok komunikasi ini. Satu kelompok majelis taklim ada yang memiliki anggota 100 lebih.

    Menurut Ida, deklarasi yang mereka lakukan ini baru langkah awal. Fokus, kata dia, belum mulai menjajaki partai sebagai kendaraan politik untuk Gatot-Cak Imin maju Pilpres 2019.

    Dia mengatakan Fokus siap untuk bergabung dengan kelompok relawan pendukung Gatot. "Jika dibutuhkan, kami siap," tuturnya.

    Ida mengakui belum ada komunikasi dengan pihak Gatot atau Cak Imin. Dia mengungkapkan keputusan memberikan dukungan kepada kedua tokoh itu karena didasari profil kepemimpinan mereka yang dianggap dibutuhkan untuk saat ini.

    Baca: Relawan Akar Rumput PKB Deklarasikan Gatot Nurmantyo-Muhaimin

    Menurut Ida, Gatot Nurmantyo dan Cak Imin merupakan perpaduan yang memenuhi berbagai kriteria, seperti nasionalis dan religius. Pemimpin nasionalis akan membawa negara lebih berwibawa lagi dalam rangka kemajuan dan pembangunan bangsa. Sedangkan kriteria religius, dia menekankan bukan sekedar Islam, tetapi harus sesuai dalam pemahaman dan perilaku beragama. "Meski calon lain juga ada yang Islam, tapi bagi kami itu masih Islam umum. Maka dari itu kami memilih Cak Imin yang tokoh Nahdlatul Ulama mendampingi pak Gatot," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.