Delapan Saksi Kasus Theys Ungkap Indikasi Keterlibatan Kopassus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jayapura:Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Papua sangat yakin kematian Theys Hiyo Elluay terkait erat keterlibatan Satgas Tribuana Kopassus yang bermarkas di Hamadi. Setidaknya, delapan saksi memberikan keterangan yang memperkuat kecurigaan polisi itu. Demikian ditegaskan Wakil Kepala Polda Papua, Brigjen Pol. Raziman Tarigan, kepada Tempo News Room di Jayapura, Selasa (15/1). Inilah yang membuat Raziman membantah keras penyidikan polisi telah menemui jalan buntu. “Ada sekitar delapan orang saksi yang mengarah pada keterlibatan anggota Kopassus,” lanjutnya. Namun, dia tidak membeberkan siapa delapan saksi tersebut. Begitu pula isi kesaksian yang mengungkap indikasi keterlibatan sejumlah anggota pasukan elit baret merah tersebut. Ia berdalih berkas dan keterangan saksi tersebut menjadi rahasia penyidikan. Yang juga membuat penyidik Polda Papua yakin, jelas Raziman, yakni diturunkannya tim dari Pusat Polisi Militer (Puspom) di Jakarta yang diketuai Letkol CPM Simatupang. Tim ini turun menelusur kasus Theys didampingi tim Mabes Polri yang dikomandani Komisaris Besar Rizal Zein. “Jelas, dugaan itu mengarah ke oknum TNI sehingga dilibatkan polisi militer. Kalau hanya melibatkan warga sipil, ya cukup ditangani polisi saja,” terangnya. Dijelaskan, saat ini Polda Papua sangat menunggu dibentuknya tim independen yang rencananya dibentuk pemerintah pusat. Berkas-berkas penyidikan pun siap diberikan polisi. “Kalau tim independen sudah dibentuk, berkas-berkasnya kami serahkan. Sedang penyidikan selanjutnya dilakukan tim independen itu,” jelasnya. Raziman mengakui penyidikan Polda Papua telah mencapai batas maksimal. Sejauh ini, pemeriksaan terhadap tujuh anggota Satgas Tribuana Kopassus di Hamadi sebatas sebagai saksi. Polisi memiliki keterbatasan kewenangan untuk menelisik lebih jauh. “Kini tinggal menunggu tim independen,” ujarnya. (Cunding Levi)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.