Jaksa KPK Bantah Melarang Fredrich Yunadi Minum Obat

Sidang tersangka penghalang penyidikan (Obstruction of Justice) Fredrich Yunadi dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat pada Kamis, 20 Februari 2018. Tempo/Zara Amelia

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roy Riady membantah pihaknya telah melarang Fredrich Yunadi mengkonsumsi obat penenang bermerek Alganax selama ditahan di rumah tahanan KPK.

"Kami sudah konfirmasi ke dokter KPK. KPK mengizinkan. Kami bisa berikan dokumennya," kata Roy dalam sidang dengan terdakwa Fredrich di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta pada Kamis, 12 April 2018.

Baca: Fredrich Yunadi Ancam Bawa Banyak Varian Bakpao ke Sidang

Roy menyampaikan hal itu untuk menjawab tudingan Fredrich dalam sidang sebelumnya. Saat itu, Fredrich mengatakan pihak rutan KPK tidak mengizinkannya meminum obat Alganax. Alasan itulah yang membuat Fredrich meminta majelis hakim untuk mengizinkannya pindah dari rutan KPK.

Menurut Roy, Fredrich memang sedang menjalani pengobatan. Ia juga membenarkan Fredrich tengah mengkonsumsi lima jenis obat, salah satunya Alganax. Namun dari lima jenis obat itu, Roy mengatakan pihak rutan hanya membatasi akses obat Alganax. Obat itu, kata dia, diberikan kepada Fredrich secara bertahap.

Baca: Alasan Tak Diberi Obat, Fredrich Yunadi Minta Pindah Tahanan

"Karena obat itu tergolong keras Yang Mulia. Kalau persediaan obat terdakwa habis pasti akan kami berikan," kata Roy.

Fredrich Yunadi merupakan terdakwa kasus menghalangi penyidikan KPK terhadap Setya Novanto. Ia didakwa merekayasa kecelakaan Setya pada 16 November 2017 dan bersekongkol dengan dokter Bimanesh Sutarjo untuk merekayasa rekam medis Setya.






KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

3 jam lalu

KPK Cegah Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya ke Luar Negeri

KPK menduga ada anggota DPR periode 2009-2014 dan pihak lainnya yang menerima suap Rp 100 miliar.


KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

4 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Gubernur Papua Lukas Enembe

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi.


KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

6 jam lalu

KPK Cegah 2 Orang di Kasus Korupsi Garuda Indonesia

KPK mencegah 2 orang dalam kasus korupsi Garuda Indonesia. Kasus yang pernah menyeret Emirsyah Satar ke balik jeruji.


KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

6 jam lalu

KPK Panggil Istri dan Anak Lukas Enembe

Istri dan anak Lukas Enembe dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi kepada Gubernur Papua itu.


KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

21 jam lalu

KPK Tahan Tersangka ke-8 di Kasus Suap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menahan tersangka kedelapan dalam kasus suap pengurusan perkara yang menyeret hakim agung nonaktif Sudrajad Dimyati.


KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

1 hari lalu

Periksa Pramugari, KPK Telisik Private Jet Lukas Enembe

KPK memeriksa seorang pramugari RDG Airlines Tamara Anggraeny di kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe pada Senin, 3 Oktober 2022


Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

1 hari lalu

Politikus PDIP Kritik Deklarasi Capres Anies oleh NasDem, Sebut Intervensi ke KPK

"Saat ini posisi Gubernur Anies masih dalam proses pemeriksaan di KPK," kata politikus PDIP Gilbert Simanjuntak


Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

1 hari lalu

Tokoh Adat Minta MRP dan DPR Papua Bantu KPK untuk Bisa Periksa Lukas Enembe

Tokoh Adat minta MRP dan DPR Papua melakukan pendekatan dengan tetua adat dari gunung agar pemeriksaan Lukas Enembe bisa segera dilakukan oleh KPK.


KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

1 hari lalu

KPK Libatkan BPK di Kasus Formula E, NasDem: Anies Baswedan Sumbang 5 WTP untuk DKI

NasDem meyakini Anies Baswedan tak melakukan penyimpangan dalam kasus Formula E. Hal ini terbukti dari 5 kali opini WTP yang diberikan BPK ke DKI.