Jenazah Sastrawan Danarto Akan Disemayamkan di Rumah Kerabatnya

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pimpin salat jenazah sastrawan Danarto di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Rabu, 11 April 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pimpin salat jenazah sastrawan Danarto di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, Rabu, 11 April 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Sragen - Jenazah sastrawan Danarto akan disemayamkan di rumah kerabatnya yang berada di Sragen, Jawa Tengah. Hingga siang ini, keluarga masih menunggu kedatangan jenazah.

    "Di sini adalah rumah kakak kandungnya," kata salah satu keponakan Danarto, Wendy Harjuno saat ditemui di rumah duka, Rabu 11 April 2018. Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan di pemakaman umum Ngasem, Sragen.

    Baca: Setelah Kecelakaan, Danarto Sempat Dirawat Empat Jam

    Sastrawan Danarto, kata Wendy, lahir di Sragen. Orang tua Danarto dulu adalah pekerja buruh pabrik gula di daerah itu."Dulu rumahnya di daerah Mojo," katanya.

    Beberapa kerabat dan warga di sekitar rumah duka masih menunggu kedatangan jenazah. Tenda telah dipasang, kursi juga sudah ditata. Bendera merah sebagai penanda rumah duku juga telah terpasang.

    Danarto meninggal setelah mengalami kecelakaan di depan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat pada Selasa, 10 April 2018. Sastrawan itu tutup usia setelah menjalani perawatan selama empat jam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.