Selasa, 18 September 2018

Kasus Karen Agustiawan, Kejaksaan Agung Cari Bukti ke Australia

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Tempo/Tony Hartawan

    Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejaksaan Agung akan mengirimkan tim penyidik ke Australia untuk mencari informasi dan bukti dugaan korupsi mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Galaila Agustiawan.

    "Sekarang pun juga sudah ada gambaran yang terang benderang tentang keterlibatan si A, B, C-nya," kata Jaksa Agung H. Muhammad Prasetyo saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 10 April 2018.

    Baca: Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Jadi Tersangka Kasus Korupsi

    Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Karen Agustiawan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi investasi perusahaan pelat merah tersebut di Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia tahun 2009 yang merugikan keuangan negara Rp 568 miliar.

    Penetapan  itu berdasarkan Surat Perintah Penetapan Tersangka Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Tap-13/F.2/Fd.1/03/2018 tanggal 22 Maret 2018. Tersangka lainnya yang ditetapkan penyidik ialah Chief Legal Councel and Compliance PT Pertamina (Persero) Genades Panjaitan dan mantan Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Frederik Siahaan.

    Simak: Kejagung Tetapkan Bekas Manajer Pertamina Tersangka Korupsi

    Prasetyo mengatakan masih akan melihat perkembangan kasus itu sebelum melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan. Sebab, kasus korupsi yang menjerat Karen sejauh ini merupakan tanggung jawab pribadi perseorangan.

    Menurut Prasetyo dari hasil penyelidikan dan penyidikan sejauh ini diketahui penyimpangan terjadi karena Dewan Komisaris PT Pertamina belum memberi persetujuan kegiatan akuisisi (Investasi Non-Rutin) berupa pembelian sebagian asset (Interest Participating/ IP) milik ROC Oil Company Ltd di lapangan Basker Manta Gummy (BMG) Australia berdasarkan Agreement for Sale and Purchase-BMG Project tanggal 27 Mei 2009.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.