Korban Tewas Miras Oplosan di Bandung Bertambah Jadi 35 Orang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga memindahkan jenazah korban meninggal akibat keracunan miras oplosan ke dalam mobil ambulans di RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 9 April 2018.  TEMPO/Prima Mulia

    Keluarga memindahkan jenazah korban meninggal akibat keracunan miras oplosan ke dalam mobil ambulans di RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 9 April 2018. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Korban meninggal dunia akibat menenggak minuman keras oplosan (miras oplosan) di Kabupaten Bandung terus meningkat. Kini total jumlah korban meninggal dunia mencapai 35 orang. Kebanyakan korban yang meninggal dunia berada di daerah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

    "Totalnya kan ini ada di Ebah (RSUD Majalaya) juga di AMC (Cileunyi), total korban yang masuk rumah sakit sampai saat ini ada 128 orang," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung saat ditemui Tempo di RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa, 10 April 2018.

    Baca: Korban Miras Oplosan di Cicalengka Bandung Mencapai 20 Orang

    Pantauan Tempo, jumlah korban akibat menenggak miras jenis ginseng berwarna kuning yang dikemas dalam botol air mineral itu memang terus berdatangan menuju RSUD Cicalengka pada Senin malam, 9 April 2018.

    Deru sirine mobil ambulan milik RSUD Cicalengka hilir mudik menjemput korban ataupun mengantarkan jenazah korban meninggal akibat mengkonsumsi miras oplosan itu.

    Rincian jumlah korban meninggal dunia, yakni di RSUD Cicalengka berjumlah 31 orang dari total pasien yang datang sebanyak 85 orang."Di Majalaya yang masuk 26 yang meninggal 3, dan di AMC yang masuk 17 yang meninggal 1," katanya.

    Baca: Heboh Miras Oplosan: Mengapa Bisa Fatal? Ini Keterangan Ahli

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Ahmad Kusniadi mengimbau agar masyarakat tetap tidak panik dan bagi warga yang mengkonsumsi minuman jahanam itu untuk segera diperiksa ke rumah sakit terdekat. "Jangan nunggu ada gejala pusing, mual dan yang lainnya," katanya.

    Menurut Kusniasi, kejadian ini merupakan pengalaman yang bisa dijadikan efek jera bagi peminum miras oplosan sehingga tidak terulang. "Selain itu, kasus ini juga menunjukan pentingnya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat bahwa miras, apalagi oplosan lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.