Besok, Pengurus IDI Akan Beri Keterangan Soal Dokter Terawan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad, dokter Spesialis radiologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Dok.TEMPO/ Jacky Rachmansyah

    Letkol CKM dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad, dokter Spesialis radiologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). Dok.TEMPO/ Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akan menggelar jumpa pers terkait dengan dokter Terawan Agus Putranto. Ketua Umum PB IDI Ilham Oetama Marsis akan memberikan keterangan di Sekretariat PB IDI, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

    “Menindaklanjuti pemberitaan mengenai dokter Terawan, PB IDI akan mengadakan jumpa pers,” seperti dikutip dalam undangan yang diterima Tempo pada Minggu, 8 April 2018.

    Baca: Berobat ke Dokter Terawan, Moeldoko: Saya Merasakan Keseimbangan

    Empat hari sebelumnya, Marsis menyatakan akan segera mengadakan sidang pembelaan terhadap Terawan. Dalam sidang itu, kata dia, Terawan akan mendapatkan pembelaan dari Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota (BHP2A) PB IDI. "Waktunya tidak bisa diinfokan karena bersifat internal," ujar Marsis.

    Sidang pembelaan bagi Terawan digelar setelah Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) PB IDI menjatuhkan sanksi pemecatan keanggotaan IDI kepada Terawan selama 12 bulan.

    Dalam surat yang beredar tertanggal 23 Maret 2018, MKEK menetapkan dokter Terawan telah melakukan pelanggaran etik serius dari kode etik kedokteran. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua MKEK PB IDI Prijo Sidipratomo.

    Baca: Sakit Vertigo, Prabowo Diselamatkan Dokter Terawan

    Sekretaris MKEK PB IDI Pukovisa Prawiroharjo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah MKEK memproses laporan terhadap dokter Terawan sejak beberapa tahun lalu. "Proses pemecatannya sudah berlangsung tahunan lah," katanya saat dihubungi, Rabu, 4 April 2018.

    MUHAMMAD HENDARTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.