Tak Dilibatkan di Tim Internal Cawapres Jokowi, Ini Kata Luhut

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjadi pembicara dalam rapat koordinasi bidang kemaritiman (Rakorbidnas) III di kantor DPP PDIP lama, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Dewi Nurita/Tempo

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menjadi pembicara dalam rapat koordinasi bidang kemaritiman (Rakorbidnas) III di kantor DPP PDIP lama, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Dewi Nurita/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tak terlibat dalam tim internal penjaringan calon wakil presiden untuk Joko Widodo (cawapres Jokowi) untuk pemilihan presiden 2019. "Saya enggak terlibat," kata Luhut di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad, 8 April 2018.

    Luhut menganggap hal itu bukanlah persoalan besar. Sebab, sebagai menteri, tugasnya sudah banyak. "Enggak apa-apa, saya sudah banyak kerjaan. Biar saja orang lain (yang dilibatkan)," katanya.

    Baca: Cawapres Jokowi dari PDIP Akan Ditentukan Megawati

    Keberadaan tim internal penjaringan cawapres diungkapkan Jokowi beberapa waktu lalu. Ia mengatakan tim internalnya baru dalam proses pematangan, penggodokan kriteria calon wakil presiden.

    Simak Kembali: Pohon Harta Menteri Luhut dan Kongsinya dengan Jokowi

    Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Arsul Sani mengatakan tim internal tersebut diisi oleh orang-orang dari kalangan profesional, bukan dari partai politik. Nama Pratikno, Sekretaris Negara, disebut-sebut terlibat dalam tim itu, bahkan posisinya sebagai ketua.

    Selama ini Pratikno dikenal sebagai tangan kanan Jokowi. Nama pria 56 tahun kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, ini mencuat ketika menggawangi tim sinkronisasi program pada masa transisi menjelang pemerintah Jokowi pada 2014.

    Baca: Alasan Kiai NU Menyodorkan Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres Jokowi

    Namun, hal itu dibantah oleh Pratino. Menurut dia, cawapres Jokowi nantinya dipilih sesuai kesepakatan antara Jokowi dan partai politik pendukungnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.