Singgung Indonesia Bubar 2030, Jokowi: Pemimpin Harus Optimistis

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan ketika memberikan kuliah umum bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Kuliah umum yang dihadiri 5.165 CPNS mewakili 33.155 CPNS yang lolos dari seleksi reguler itu digelar dengan mengangkat tema Bersatu dalam Harmoni Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024. ANTARA

    Presiden Joko Widodo menyampaikan paparan ketika memberikan kuliah umum bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Istora Senayan, Jakarta, 27 Maret 2018. Kuliah umum yang dihadiri 5.165 CPNS mewakili 33.155 CPNS yang lolos dari seleksi reguler itu digelar dengan mengangkat tema Bersatu dalam Harmoni Menuju Birokrasi Berkelas Dunia 2024. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampak berapi-api dalam pidatonya kala menyinggung soal Indonesia bubar di 2030 di hadapan para relawan dan pendukungnya untuk pemilihan presiden 2019 dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan (GK) Center.

    Pernyataan Indonesia bubar pada 2030 dilontarkan bekas lawan Jokowi pada pilpres 2014, Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra itu disebut-sebut bakal kembali menjadi lawan Jokowi di pilpres 2019.

    Baca: Ramai Rumor Utang RI Bertumpuk, Ini Rinciannya Menurut Jokowi

    Jokowi dalam pidatonya mengatakan seorang pemimpin tidak boleh pesimistis. "Pemimpin itu harus memberikan optimisme kepada rakyatnya," katanya dengan suara tinggi dan mengangkat tangan kanannya, di Bogor, Sabtu, 7 April 2018.

    Masih dengan suara yang meninggi, Jokowi mengatakan seorang pemimpin harus memberi semangat kepada rakyatnya. "Meskipun tantangannya berat, tantangan tidak gampang," katanya.

    Baca: Salah Kostum, Jokowi: Sekali-kali Tampil Ganteng Tidak Apa

    Jokowi menuturkan bangsa Indonesia harus tahan uji, tahan banting, kerja keras, dan terus berusaha. "Jangan malah bicara pesimistis 2030 bubar," ujarnya diikuti gelak tawa hadirin.

    Konvensi Nasional GK Center dihadiri sekitar 2.000 relawan yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Semua relawan mengenakan pakaian putih.

    Baca: Jokowi Tanggapi Berbagai Tudingan, Dari PKI Hingga Utang Negara

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.