JK: Demo di Indonesia Diikuti Jutaan Orang tapi Berujung Damai

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla usai solat subuh dan mengisi tausiyah di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, 7 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Wakil Presiden Jusuf Kalla usai solat subuh dan mengisi tausiyah di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan, 7 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengatakan Indonesia merupakan negara republik Islam paling damai di dunia. Hal itu terlihat dari seringnya aksi demonstrasi digelar tapi selalu berujung damai. "Walaupun demonstrasi diikuti jutaan orang, ujungnya damai," kata JK saat berceramah di Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 April 2018.

    JK berceramah dalam peringatan ulang tahun ke-66 Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar, Jakarta. Acara itu juga dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan.

    Menurut JK, demonstrasi dengan jumlah massa hingga jutaan orang tapi tetap damai hanya terjadi di Indonesia. Di negara Islam bersistem republik lain di dunia, seperti Yaman, Afganistan, Pakistan, dan Irak, hal seperti itu tidak terjadi.

    JK menuturkan penyebaran agama Islam yang dibawa pedagang Gujarat, India, merupakan penyebab damainya Indonesia saat ini. "Pedagang tidak mau bentrok. Kalau bentrok, dagangannya tidak laku," ucap JK yang diikuti tawa jemaah.

    JK menjelaskan, selain itu, Indonesia merupakan negara berpenduduk mayoritas muslim yang konfliknya tidak separah Timur Tengah. Ia mengatakan, di negara seperti Pakistan dan Iran, banyak bangunan yang dipasangi tembok beton di bagian depan. Hal itu untuk menghindari adanya serangan peluru ataupun bom yang kerap terjadi.

    Kendaraan pejabat pun banyak yang harus memakai kaca antipeluru. Sedangkan di Indonesia, hanya mobil presiden dan wakilnya yang seperti itu. "Begitu sulitnya kehidupan. Alhamdulillah, kita tidak seperti itu," kata JK.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.