Sikap Fredrich Yunadi di Persidangan Jadi Pertimbangan Tuntutan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus KTP Elektronik, Fredrich Yunadi menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 15 Maret 2018. ANTARA

    Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus KTP Elektronik, Fredrich Yunadi menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, 15 Maret 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Takdir Suhan mengatakan sikap Fredrich Yunadi di persidangan akan menjadi penilaian untuk dituangkan di tuntutan nanti.

    “Itu akan menjadi penilaian dan nanti akan kami masukkan dalam tuntutan,” kata Takdir saat ditemui Tempo seusai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis 5 April 2018.

    Baca: Fredrich Yunadi Sebut Ada Politikus Golkar yang Ikut Bopong Setya

    Fredrich merupakan terdakwa kasus menghalangi penyidikan KPK terhadap Setya Novanto. Dia diduga merekayasa kecelakaan 16 November 2017 lalu dan bersekongkol dengan dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo mengubah diagnosa Setya.

    Sebelumnya, di persidangan jaksa KPK menegur Fredrich karena kerap menggunakan kata ‘situ’ untuk mengganti kata ‘Anda’. Bekas pengacara Setya Novanto itu ditegur ketika sedang mengajukan pertanyaan ke saksi persidangan yakni perawat Rumah Sakit Medika Permata Hijau.

    Tidak terima pertanyaannya dipotong jaksa, Fredrich pun sewot. "Bahasa Indonesia saya lebih bagus dari situ. Pendidikan saya lebih tinggi dari situ. Ngerti nggak?" kata Fredrich.

    Baca: Ditegur Jaksa, Fredrich Yunadi: Pendidikan Saya Lebih Tinggi....

    Takdir mengatakan Fredrich yang berprofesi sebagai advokat seharusnya mengerti etika persidangan. Menurut jaksa tindakan Fredrich tidak sesuai etika persidangan.

    “Bagaimana menyanggah dan menyampaikan pertanyaan sudah ada ketentuannya. Beliau sebagai penasihat hukum semestinya kan paham,” ujar Takdir.

    Menurut Takdir, hingga kini jaksa melihat Fredrich Yunadi kerap membantah keterangan saksi-saksi yang dihadirkan. Terkait dampak dari sikap Fredrich terhadap pemberatan hukuman, Takdir meminta agar publik menunggu hingga tuntutan nanti. “Bagaimana attitude, kemudian apakah ada pengakuan dari terdakwa, ini kan kita masih berjalan,” kata Takdir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.