Sejumlah Videotron di Malang Menampilkan Sosok Gatot Nurmantyo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Survei membuktikan, Gatot Nurmantyo selalu masuk bursa kandidat RI-1. Gatot setidaknya punya tiga modal bertarung dalam pemilihan presiden: biaya, dukungan umat Islam, dan datang dari kalangan tentara.

    Survei membuktikan, Gatot Nurmantyo selalu masuk bursa kandidat RI-1. Gatot setidaknya punya tiga modal bertarung dalam pemilihan presiden: biaya, dukungan umat Islam, dan datang dari kalangan tentara.

    TEMPO.CO, Jakarta - Video berisi gambar mantan Panglima TNI Jenderal (Pur) Gatot Nurmantyo menghiasi Kota Malang, Jawa Timur. Setidaknya ada tiga videotron berisi slideshow foto aktivitas Gatot di dunia militer. Video berisi rangkaian foto aktivitas Gatot ini menarik perhatian masyarakat berada di sejumlah titik strategis.

    Meliputi jalan Trunojoyo di samping stasiun Kota Batu, jalan Pahlawan TRIP dan selatan Alun-alun Kota Malang. Ketiga videotron itu merupakan videotron baru yang terpasang sekitar sebulan hingga dua bulan lalu.

    Baca juga: Relawan Siap Konvoi hingga Dialog Subuh Mendukung Gatot Nurmantyo

    "Videotron itu sudah berijin," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kota Malang, Wulan Ragas, Selasa 3 April 2018. Namun ia tak mengetahui perusahaan pengelola videotron tersebut. Sehingga tak mengetahui siapa yang memasang dan motif pemasangan video itu.

    "Tak tahu, harus lihat satu persatu," katanya. Apalagi dalam video berdurasi sekitar empat menit itu tak ada identitas pemasang. Hanya berisi potongan foto Gatot selama berdinas.

    "Ijin baru diberikan. Belum jelas. Teknis saya tak tahu." Sebelum memasang video, sesuai prosedur pemasang harus mendapat persetujuan tim teknis. Tim terdiri dari sejumlah organisasi pemerintah daerah yang lain.

    "Tim teknis yang menentukan boleh tidak dipasang. Sudah sesuai prosedur," ujarnya. Kalau tak sesuai prosedur, katanya, bakal ditolak. Apalagi jika materi video dianggap melanggar dan berpotensi menimbulkan SARA.

    Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan peraturan daerah reklame. Isinya akan mengubah papan reklame baliho dan bando beralih ke videotron. "Rancangan peraturan daerah masih dibahas di DPRD," ujarnya.

    Namun, kini mulai berangsur-angsur sejumlah reklame beralih ke videotron. Sejumlah titik dipasang Videotron. Namun, ia tak mengetahui berapa total videotron yang terpasang.

    Baca juga: Relawan Sebar Spanduk Gatot Nurmantyo Maju Pilpres 2019

    Sosok Gatot tak asing bagi warga Malang. Sebelumnya dia menjabat Panglima Komando Daerah Militer Brawijaya. Serta sering berkunjung di Malang. Dia juga dikabarkan dekat dengan sejumlah pengusaha di Malang.

    Gatot Nurmantyo disebut-sebut bakal maju sebagai calon presiden atau wakil presiden di Pemilihan Presiden 2019. Dalam wawancara dengan Tempo, Gatot Nurmantyo yang pensiun pada 1 April lalu mengatakan siap jika ditakdirkan bertarung di Pilpres 2019. "Apabila republik memanggil saya dan rakyat menghendaki, jadi apapun saya siap," kata Gatot ketika mengunjungi TEMPO, di Jalan Palmerah Barat 8, Jakarta, Selasa 27 Maret 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.