Prabowo Sebut Pemimpin Sekarang Lempar Tanggung Jawab

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. TEMPO/Ade Ridwan

    Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. TEMPO/Ade Ridwan

    TEMPO.CO, Depok - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menilai bahwa pemimpin saat ini suka melempar tanggung jawab kepada anak buahnya.

    "Kalau lihat pemimpin sekarang, 'Bukan saya, tapi anak buah. Benar, bukan saya, yang terima uang bukan saya. Sekjen, dirjen'. Ya kan? Benar enggak?" kata Prabowo di Hotel Bumi Wiyata Depok, Jawa Barat, Ahad, 1 April 2018.

    Baca: Dukungan KSPI pada Prabowo Akan Dibahas dalam Rakornas

    Prabowo berujar perilaku tersebut memiliki relevansi dengan pelajaran-pelajaran yang ia petik saat masih aktif di dunia militer. Di tentara, kata dia, ada ungkapan yang menyebutkan bahwa tidak ada anak buah yang jelek, tetapi komandannya yang jelek.

    Pelajaran kedua, dia menyebutkan, seorang komandan bertanggung jawab atas semua yang dibuat dan tidak dibuat oleh anak buahnya. Menurut Prabowo, menjadi seorang pimpinan adalah tugas yang berat. "Anak buah brengsek, komandan yang tanggung jawab," ujarnya.

    Simak: Sandiaga Uno Ketua Tim Pemilihan Wakil Prabowo, Ini Alasannya

    Prabowo juga menyebutkan ungkapan lainnya. "Seribu harimau dipimpin oleh kambing, harimau-harimau itu akan embek semua. Tapi seribu kambing dipimpin harimau, kambing akan mengaum semua," kata Prabowo diiringi tepuk tangan dari pendukungnya.

    Pimpinan, kata Prabowo, memiliki pengaruh yang luas terhadap anak buahnya. "Saudara-saudara, sekarang kita ibarat begini aja deh, naik pesawat. Mau kau kapten pilot ugal-ugalan? Mau? Kapten pilot tukang mabuk? Mau kapten pilot narkoba? Jadi, saudara-saudara, posisi pimpinan berpengaruh."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.