Pengacara Bantah Setya Novanto Tekan Miryam Haryani Cabut BAP

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Terdakwa mantan ketua DPR, Setya Novanto, mengikuti sidang pembacaan tuntutan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, 29 Maret 2018. Dalam sidang ini Jaksa Penuntut Umum KPK menuntut Setya Novanto, 16 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, membantah kliennya telah memaksa Miryam S. Haryani mencabut kesaksiannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kasus korupsi e-KTP.

"Seingat saya tidak ada keterangan saksi atau BAP yang terang-benderang soal itu," kata dia, Sabtu, 31 Maret 2018.

Baca juga: Kata KPK Soal Kasus Setya Novanto Bercita Rasa Pencucian Uang

Firman mengatakan hal itu untuk membantah pernyataan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang tuntutan, Kamis, 29 Maret 2018. Dalam sidang itu, jaksa KPK menyebut Setya dan empat politikus Dewan Perwakilan Rakyat yang lain telah menekan Miryam S. Haryani untuk mencabut keterangan dalam BAP.

Jaksa menyebut Setya melakukan hal itu pada sekitar 2017, menjelang pembacaan surat dakwaan terhadap Irman dan Sugiharto. Keduanya merupakan mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri yang menjadi terpidana korupsi e-KTP.

"Terdakwa bersama-sama dengan Jamal Aziz, Chairuman Harahap, Markus Nari, dan Akbar Faisal melakukan penekanan kepada Miryam S. Haryani agar mencabut keterangannya," ujar jaksa KPK, Eva Yustisiana.

Baca juga: Partai Demokrat Bantah Pernah Dimintai Perlindungan oleh Setya

Dalam tuntutannya, jaksa menyebut Setya kembali membujuk Miryam untuk mencabut BAP saat persidangan Irman dan Sugiharto. Jaksa menyatakan Setya Novanto menjanjikan Miryam tidak akan dipenjara bila mencabut keterangan itu.

"Atas tekanan tersebut, pada 23 Maret 2017, Miryam S. Haryani benar-benar mencabut seluruh BAP-nya seperti arahan terdakwa," kata jaksa Eva.

Miryam S. Haryani merupakan terpidana 5 tahun penjara karena memberikan keterangan palsu dalam sidang korupsi e-KTP. Miryam dipidana karena telah mencabut BAP dan menuding penyidik KPK menekannya saat pemeriksaan.






Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

22 hari lalu

Beberapa Anggota DPR Ini Pernah Diadukan Ke MKD, Termasuk Effendi Simbolon

Rekam jejak DPR, sudah beberapa anggota DPR yang dilaporkan kepada MKD. Setelah Setya Novanto dan Harvey Malaiholo, ada Puan dan Effendi Simbolon.


Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

55 hari lalu

Inilah 4 Kasus Besar yang Terbongkar karena Bantuan Justice Collaborator

Berikut beberapa kasus besar yang pernah berhasil dibongkar karena bantuan justice collaborator.


Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

56 hari lalu

Inilah 2 Orang yang Pernah Ditolak Permohonannya sebagai Justice Collaborator

Tak semua orang yang mengajukan sebagai Justice Collaborator diterima. Berikut beberapa orang yang pernah ditolak permohonannya.


KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

29 Juni 2022

KPK Panggil Eks Mendagri Gamawan Fauzi dalam Kasus E-KTP

Gamawan Fauzi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Paulus Tannos selaku Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.


KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

27 Juni 2022

KPK Terima Duit Rp 86 Miliar Kasus Korupsi E-KTP dari Amerika Serikat

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan uang itu bisa kembali ke Indonesia karena bantuan pemerintah Amerika Serikat dalam kasus korupsi e-KTP.


Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sebut Nilai Aset Besan Setya Novanto yang Disita Mencapai Rp 2 Triliun

Satgas BLBI menyatakan aset milik Bank Aspac yang disita mencapai Rp 2 triliun.


Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

22 Juni 2022

Satgas BLBI Sita Aset Besan Setya Novanto Pagi Ini

Satgas BLBI menyita aset obligos PT Bank Aspac di Bogor hari ini. Satu dari dua pemilik bank tersebut merupakan besar mantan Ketua DPR Setya Novanto.


Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

15 Mei 2022

Pengadilan Tolak Gugatan Besan Setya Novanto Atas Perkara Utang BLBI Rp 3,57 T

Kedua obligor BLBI ini menggugat Kementerian Keuangan dan meminta pengadilan menyatakan mereka bukan penanggung utang Bank Aspac.


KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

21 Maret 2022

KPK Periksa 3 Saksi Dalam Kasus Korupsi e-KTP Untuk Tersangka Paulus Tannos

KPK melanjutkan penyidikan kasus korupsi e-KTP untuk tersangka Paulus Tannos.


KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

12 Maret 2022

KPK akan Koordinasi dengan Bareskrim soal Penyidikan TPPU Setya Novanto

Alex mengatakan KPK perlu mengetahui tindak pidana muasal Setya Novanto yang sedang disidik Bareskrim.