Kapitra: Kedekatan Rizieq Shihab dan Gatot Nurmantyo Biasa Saja

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berjalan menuju Lapangan Silang Monas, Jakarta,2 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (kiri) dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berjalan menuju Lapangan Silang Monas, Jakarta,2 Desember 2016. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, JakartaRizieq Shihab disebut tak punya kedekatan khusus dengan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. "Kedekatan di antara mereka saya pikir tidak ada ada. Biasa saja," kata pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera saat dihubungi, Jumat 30 Maret 2018.

    Gatot Nurmantyo disebut punya kedekatan dengan Rizieq Shihab. Menurut Gatot, ia mengenal Rizieq Shihab saat membantu pemulihan pascagempa dan tsunami di Aceh pada 2004.

    Gatot mengatakan dirinya saat itu menjadi staf untuk Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab dan bertemu dengan kelompok relawan Rizieq Shihab.

    Baca juga: Kapitra: Banyak Calon Kepala Daerah Datangi Rizieq Shihab di Arab

    Kapitra membenarkan bahwa Rizieq dan Gatot pernah bertemu pada 2004 silam saat evakuasi korban tsunami Aceh. Namun ia mengatakan FPI dan pemerintah bekerja sendiri-sendiri alias tidak saling bekerja sama dalam mengevakuasi warga.

    “Rizieq juga ikut ke sana jadi mereka kebetulan bertemu. Tetapi FPI di sana tidak meminta bantuan apa-apa kepada pemerintah. Kecuali meminta kantong-kantong mayat,” kata Kapitra.

    Menurut Kapitra, pertemuan 14 tahun silam itu hanyalah pertemuan biasa dan tidak berlanjut. Kapitra menyebutkan Gatot juga sangat jarang bertemu dengan Rizieq Shihab di tahun-tahun setelahnya. “Selanjutnya tidak ada kerja sama apa-apa di antara kami. Itu kan belasan tahun yang lalu,” kata Kapitra.

    Ia mengatakan sosok Gatot baru-baru ini saja mulai muncul di tengah umat Islam yakni ketika momen aksi bela Islam 212, Desember 2016 silam. Saat itu Gatot hadir di tengah aksi untuk mengawal Presiden Joko Widodo.

    Baca juga: Temui Rizieq Shihab, Sudirman Said Didoakan Kelancaran Perjuangan

    Namun Kapitra menganggap kehadiran Gatot saat itu sebagai aparat TNI, bukan peserta aksi. Ia mengatakan sebelum momen itu, Gatot disebut jarang muncul atau berhubungan dengan massa umat islam.

    Kapitra juga menjelaskan hingga kini belum ada jalinan komunikasi antara Gatot Nurmantyo dengan Rizieq Shihab, baik itu melalui alat komunikasi maupun bertemu langsung. Meskipun begitu menurut Kapitra, Rizieq membuka pintu lebar-lebar kepada Gatot untuk menjalin komunikasi.

    “Habieb (Rizieq) sempat cerita ke saya belum ada komunikasi itu sampai sekarang,” kata Kapitra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.