Kementerian Agama Berharap Arteria Dahlan Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan. TEMPO/Dhemas Reviyanto Atmodjo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Data, dan Informasi Kementerian Agama Mastuki berharap anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Arteria Dahlan, meminta maaf atas pernyataannya yang menggunakan kata kasar saat rapat dengan Kejaksaan Agung di DPR, kemarin.

    "Ini kan reaksinya beragam, jadi saya kira permintaan maaf lebih baik agar masalah ini tidak berlarut-larut," kata Mastuki saat dihubungi, Kamis, 29 Maret 2018.

    Baca juga: Kementerian Agama Akan Tetapkan Biaya Umrah Minimal Rp 20 Juta

    Kemarin, Arteria Dahlan mengucapkan kata makian saat rapat dengan Kejaksaan Agung. Ucapan tersebut diungkapkan Arteria terkait dengan penanganan travel bodong.

    Mastuki menuturkan kata itu kurang etis dan kurang pantas dikeluarkan seorang wakil rakyat. Menurut Mastuki, kata-kata tersebut menimbulkan reaksi dari para pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agama di berbagai daerah.

    "Tentu ada banyak sekali pegawai kita yang bereaksi keras, yang meminta kita melakukan kominikasi," ucapnya.

    Menurut Mastuki, para PNS tidak suka dengan ucapan Arteria.

    Mastuki mengatakan anggapan Arteria terhadap Kementerian Agama soal travel umrah juga tidak tepat. Sebab, Kementerian Agama sudah berupaya mencegah terjadinya peristiwa seperti First Travel.

    Menurut Mastuki, ketika Kementerian Agama melihat adanya potensi yang mengarah seperti First Travel, mereka langsung terjun mengecek. "Kami melakukan tindakan cepat seperti menginvestigasi keuangan bersama auditor independen untuk mengantisipasi penipuan," ujarnya.

    Hingga berita ini diturunkan, Arteria Dahlan belum memberikan respons melalui pesan singkat maupun telepon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pandemi di Ibu Kota, Jumlah Kasus Harian Positif Covid-19 Kembali Menembus 1.000

    Angka kasus harian positif Covid-19 di ibu kota kembali mengarah ke pola 1.000 per hari. Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria terjangkit virus corona.