Soal Priyo Budi Pindah ke Partai Berkarya, JK Menilai Hal Biasa

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengatakan rencana kepindahan Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar Priyo Budi Santoso ke Partai Berkarya adalah suatu hal biasa.

    "Ya, banyak memang politikus itu, kalau tidak senang dengan satu partainya, pindah, biasa itu," kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018.

    Baca: Tommy Soeharto Gandeng Priyo Budi Jadi Sekjen Partai Berkarya

    JK menuturkan partai baru banyak menerima kader dari partai lama. Umumnya, kata JK, pimpinan partai baru itu adalah orang-orang yang pernah menjadi kader Partai Golkar. "Katakanlah di Gerindra, banyak orang Golkar masuk situ, di Hanura banyak," ujarnya.

    Sejauh ini, kata JK, belum ada komunikasi dengan Priyo soal kabar kepindahannya ke Partai Berkarya. Kendati begitu, JK mengapresiasi keputusan mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu ke partai yang dibidani mantan politikus Golkar, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. "Saya dengar mau jadi sekjen (sekretaris jenderal), ya, bagus jugalah," ucapnya.

    Rabu pekan lalu, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang mengatakan partainya bakal menggandeng Priyo sebagai sekretaris jenderal. Menurut Badaruddin, Priyo diajak langsung Tommy Soeharto untuk bisa memperkuat kepengurusannya menjelang Pemilihan Umum 2019.

    Simak: Kata Priyo Budi Santoso Soal Pembicaraan dengan Tommy Soeharto

    Adapun Priyo masih belum bisa mengungkapkan alasannya untuk pindah. Sebelum resmi menjadi politikus Partai Berkarya, Priyo berencana menyambangi sejumlah petinggi Partai Golkar.

    Petinggi Golkar yang rencananya bakal disambangi Priyo ialah JK, B.J. Habibie selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung, dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.