Wiranto Minta Mayjen Doni Monardo Menata Konsep Bela Negara

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mayor Jenderal Doni Monardo. wikipedia

    Mayor Jenderal Doni Monardo. wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta kepada Mayor Jenderal TNI Doni Monardo yang kini menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Pertahanan Nasional (Wantannas) untuk menata kembali konsep-konsep yang berhubungan dengan bela negara. Menurut Wiranto, yang sekarang belum tuntas dan harus segera dilaksanakan.

    Wiranto menyampaikan arahan tersebut karena Wantannas adalah lembaga strategis yang berada langsung di bawah presiden. "Karena Wantannas di bawah koordinasi Menkopolhukam, tentu juga harus ketemu saya dulu untuk mendapatkan suatu arahan-arahan, mendapatkan suatu gambaran-gambaran bagaimana sebenarnya Wantannas pada posisi saat ini," katanya saat ditemui di kantornya, Senin, 26 Maret 2018.

    Baca: Jokowi Mengangkat Mayjen Doni Monardo Sebagai Sekjen Wantannas

    Wiranto menjelaskan, saat menjabat sebagai Pangdam Siliwangi, Doni berhasil membuat gerakan mengajak semua masyarakat untuk melakukan penertiban di sekitaran aliran Sungai Citarum. "Di anggap sudah bagus kemarin, kemudian dipindahkan ke Wantannas," ujarnya.

    Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengangkat Panglima Daerah Militer III/Siliwangi Mayor Jenderal Doni Monardo sebagai Sekretaris Jenderal Wantannas. Pengangkatan tersebut termaktub dalam Keputusan Presiden Nomor 24/TPA Tahun 2018 Tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional.

    Baca: Profil Doni Monardo yang Disebut Calon Pengganti Edy Rahmayadi

    "Mengangkat Sdr. Mayor Jenderal Doni Monardo sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional terhitung sejak saat pelantikan, dan kepadanya diberikan tunjangan jabatan struktural eselon I.a sesuai peraturan perundang-undangan," seperti dikutip dalam surat yang ditandatangani Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet, Farid Utomo, 14 Maret 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.