Ketika Jokowi Geram Dibilang Ngibul

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat warga memotret dirinya dalam acara pembagian sertifikat tanah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Dalam kunjungan hari kedua di Kalimantan Selatan, Jokowi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga sertifikat tanah. Foto: Biro Pers Setpres

    Gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat warga memotret dirinya dalam acara pembagian sertifikat tanah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 26 Maret 2018. Dalam kunjungan hari kedua di Kalimantan Selatan, Jokowi membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan juga sertifikat tanah. Foto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Banjarbaru - Presiden Jokowi menegaskan langkah percepatan penerbitan sertifikat pemilikan tanah bukanlah suatu kebohongan.

    Ketika mengunjungi GOR Rudy Resnawa, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, untuk membagikan sekitar 5.640 sertifikat, Jokowi meminta masyarakat mengangkat tangan untuk membuktikan bahwa mereka benar-benar diberikan sertifikat oleh pemerintah.

    "Karena ada yang bilang ini (pembagian sertifikat) pengibulan, enggak ada itu. Ini beneran. Dulu-dulu biasanya hanya seremoni di depan ini. Makanya saya suruh angkat sertifikat," ucapnya, Senin, 26 Maret 2018.

    Baca: Tudingan Amien Rais Soal Tanah, Ini Kata Sofyan Djalil

    Dalam segala kesempatan ketika membagikan sertifikat di daerah, Jokowi selalu menekankan adanya keluhan dari daerah terkait dengan persoalan sengketa lahan. Karena itu, pemerintah melakukan percepatan penerbitan sertifikat di Indonesia.

    Menurut Jokowi, kepemilikan lahan secara resmi merupakan keharusan bagi pemilik lahan sekaligus memangkas kemungkinan adanya sengketa lahan atau tanah.

    Baca: Tudingan Amien Rais, Walhi: 82 Persen Lahan Dikuasai Korporasi

    Sebelumnya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan program sertifikasi tanah merupakan program prioritas pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Pemerintah menargetkan 5 juta sertifikat terbit pada 2017, kemudian bertambah menjadi 7 juta sertifikat pada 2018.

    Tahun depan, targetnya ditambah menjadi 9 juta sertifikat. Untuk memenuhi target tersebut, Kementerian ATR/BPN sedang melaksanakan pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL).

    Beberapa waktu lalu, politikus Amien Rais menyebut pembagian sertifikat tanah yang kerap dilakukan Jokowi membohongi rakyat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kawhi Leonard Angkat Toronto Raptors Menjadi Juara NBA 2019

    Toronto Raptors, dimotori oleh Kawhi Leonard, mengalahkan Golden State Warrior dengan skor 114-100 di Oracle Arena, kandang Stephen Curry dan tim.