PVMBG: Kondisi Gas Kawah Gunung Ijen Sudah Menuju Normal

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penambang memecahkan belerang untuk dikumpulkan di gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 16 April 2016. Setiap harinya hanya mampu sekali hingga dua kali untuk mengangkut belerang dari kawah gunung Ijen. AP/Binsar Bakkara

    Seorang penambang memecahkan belerang untuk dikumpulkan di gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 16 April 2016. Setiap harinya hanya mampu sekali hingga dua kali untuk mengangkut belerang dari kawah gunung Ijen. AP/Binsar Bakkara

    TEMPO.CO, Bondowoso - Konsentrasi semburan gas di kawah Gunung Ijen dilaporkan sudah turun dan menuju titik normal. Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gede Suantika mengatakan perubahan kondisi tersebut berdasarkan hasil pengamatan sementara tim Pusat Vulkanologi dari lapangan pada Senin, 26 Maret 2018.

    "Tim dari Bandung mengecek kondisi gas di sekitar kawah Ijen untuk mengetahui konsentrasi gas seperti apa," katanya kepada Tempo, Senin.

    Baca: Penutupan Gunung Ijen Diharapkan Tak Ganggu Kunjungan Wisata

    Pada Rabu malam, 21 Maret 2018, kawah Gunung Ijen menyemburkan gas beracun. Gas tersebut terbawa ke arah permukiman warga di sejumlah dusun di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso. Ratusan warga pun sempat dievakuasi dan beberapa warga ada yang dilarikan ke rumah sakit karena keracunan gas.

    Berdasarkan pengecekan tim, kata Suantika, semburan gas sudah jauh dari yang terjadi pada Rabu malam pekan lalu. Ia mengatakan bau tajam menyengat juga sudah tidak terasa. "Kandungan gas sudah menuju normal," ujarnya.

    Sedangkan berdasarkan pengamatan secara seismik dari seismograf Pos Pengamatan Gunung Api Ijen, aktivitas kegempaan juga sudah menurun. Suantika mengatakan belum ada rencana akan menaikkan atau menurunkan status aktivitas Gunung Ijen.

    Baca: Gunung Ijen Ditutup Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

    Sebab, menurut dia, tim sedang bekerja di lapangan dan belum selesai. Suantika menuturkan tim Pusat Vulkanologi akan melakukan evaluasi berdasarkan pengamatan di lapangan. "Seperti apa hasilnya akan kami sampaikan dalam bentuk laporan, termasuk rekomendasinya," ucapnya.

    Tim tersebut masih bekerja mengecek kondisi kawah Gunung Ijen hingga beberapa hari mendatang. "Ini soal alam, harus menunggu tingkat kestabilan bagaimana. Tidak bisa ditarget sebulan atau seminggu atau gimana karena tim nanti yang akan memutuskan," tutur Suantika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.