Bertemu Sekjen ASEAN, Jokowi Bahas Sekretariat Baru

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN di Manila, Filipina,  14 November 2017. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.

    Presiden Joko Widodo di KTT ASEAN di Manila, Filipina, 14 November 2017. Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima kedatangan Sekretaris Jenderal The Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) Dato Lim Jock Hoi dan lima delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 23 Maret 2018. Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada Lim Jock Hoi yang baru menjabat Sekjen ASEAN.

    "Selamat pagi. Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Yang Mulia atas posisi baru Anda sebagai Sekretaris Jenderal ASEAN," ucap Jokowi. Lima orang yang turut hadir bersama Jock Hoi adalah Deputy Secretary-General for Community and Corporate Affairs AKP Mochtan; Director for Political-Security Directorate Pratap Parameswaran; Special Officer Office of Secretary-General: Hairani Tajuddin dan Mahirah Mahusin; serta Senior Officer Political Cooperation Division 1 Farah Monika.

    Baca: Jokowi, Asean dan Australia Bahas 3 Isu Siang Ini

    Jokowi menuturkan ASEAN tentu bukan sesuatu yang baru bagi Jock Hoi. Sebab, Jock Hoi sudah cukup lama bekerja untuk isu ASEAN. Presiden berharap Sekretariat ASEAN yang kini sedang dibangun sepenuhnya dimanfaatkan untuk pertemuan ASEAN.

    Menurut Jokowi, pemerintah Indonesia telah bekerja keras memastikan pembangunan Sekretariat ASEAN yang baru di Jakarta Selatan rampung awal 2019.

    Baca: Direktur IMF Sebut Ini Berita Baik untuk Negara ASEA

    Kantor Sekretariat ASEAN yang baru itu merupakan hibah dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan kepada Kementerian Luar Negeri. Di lahan seluas 11.369 meter persegi itu, akan dibangun gedung 16 lantai.

    Selain untuk mengadakan pertemuan ASEAN, gedung baru itu akan dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bagi publik agar bisa melihat sejarah ASEAN.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.