Ijen Semburkan Gas Beracun, Pusat Vulkanologi Kirim Tim

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan melakukan selfie dengan latar belakang Api Biru di kawasan  Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 20 Februari 2016. Wisatawan mendaki Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl untuk melihat fenomena api biru. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang wisatawan melakukan selfie dengan latar belakang Api Biru di kawasan Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, 20 Februari 2016. Wisatawan mendaki Gunung Ijen yang memiliki ketinggian 2.443 mdpl untuk melihat fenomena api biru. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) mengirim tim untuk memantau aktivitas semburan gas beracun kawah Gunung Ijen, Bondowoso, Jawa Timur. "Kami kirim tim dari Bandung ke sana (kawah Ijen) untuk melihat aktivitas lebih lanjut," kata Kepala PVMBG Kasbani di Jakarta melalui sambungan telepon, Kamis siang, 22 Maret 2018.

    Petugas Pos Pengamat Gunung Api Ijen juga masih berada di lapangan untuk mengamati aktivitas gunung itu. Kasbani masih belum bisa memperkirakan kemungkinan peningkatan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

    Baca: Kawah Gunung Ijen Semburkan Asap, Ratusan ...

    PVMBG mencatat adanya gempa embusan Gunung Ijen pada Rabu malam pukul 19.45. "Ada laporan warga yang jaraknya 7 kilometer (dari kawah Ijen) merasa sesak napas," ujar Kasbani.

    Kasbani mengatakan gas yang keluar dari kawah Ijen dan mengarah ke barat itu memang arah bukaan kawah Ijen. "Itu gas sulfur," ucapnya. Dia meminta otoritas Taman Wisata Alam Gunung Ijen menghentikan aktivitas pendakian hingga ada penjelasan lebih lanjut. "Karena masih belum tahu jarak aman,” tuturnya. Namun kawasan Paltuding dianggap masih aman.

    Baca juga: Ledakan di Kawah Gunung Ijen Picu Semburan ...

    Ratusan warga sejumlah dusun di Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, dievakuasi ke Desa Sempol, Rabu malam, 21 Maret 2018, karena semburan gas dari kawah Ijen. "Sebagian besar sudah kembali ke rumahnya," kata Camat Sempol Rohim, Kamis, 22 Maret 2018.

    Sebagian yang terpapar adalah warga yang hendak ke Banyuwangi. “Tiba-tiba merasa sesak napas," ujar Rohim. Penduduk yang terpapar asap ini mengendarai kendaraan roda empat dan tengah mengangkut sayur ke Banyuwangi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.