Dokter Diminta Bikin Diagnosa Sebelum Setya Novanto Datang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Michael Chia Cahaya, saat bersaksi dalam perkara merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, 22 Maret 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Michael Chia Cahaya, saat bersaksi dalam perkara merintangi penyidikan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, 22 Maret 2018. TEMPO/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya mengatakan advokat Fredrich Yunadi memintanya membuat keterangan medis Setya Novanto sekitar satu jam sebelum kecelakaan terjadi. "Saya kaget waktu dia minta itu," kata Michael saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta itu, Kamis, 22 Maret 2018.

    Michael adalah saksi untuk Fredrich Yunadi, terdakwa perkara perintangan penyidikan Setya Novanto. Ia dokter jaga Instalasi Gawat Darurat RS Medika saat peristiwa kecelakaan Setya Novanto terjadi pada 16 November 2017. Setya dirawat di rumah sakit itu seusai kecelakaan.

    Baca:
    Sidang Fredrich Yunadi, Jaksa Hadirkan Dokter RS Permata Hijau
    Jaksa KPK Protes Merasa Dilecehkan Fredrich ...

    Michael menceritakan sekitar pukul 17.30 di ruang istirahat dokter, seorang perawat memberitahunya ada utusan pasien yang ingin bertemu dengannya di ruang Instalasi Gawat Darurat. "Saya ke IGD, di dekat pintu ada Bapak ini," kata dia sambil menunjuk Fredrich.

    Michael mengatakan saat itu Fredrich tidak memperkenalkan diri. Frederich, kata dia, hanya mengatakan bahwa dirinya utusan Setya. Namun, Michael dapat menduga Frederich adalah pengacara karena ada pin Tim Advokat di baju safari Fredrich.

    Michael mempersilakan Fredrich masuk ruang IGD. Di dalam ruangan itu, Fredrich memintanya membuat diagnosa bahwa Setya mengalami kecelakaan. Michael langsung menolak. "Saya minta dia tunggu di luar."

    Baca:
    Setya Novanto: Ada Uang E-KTP ke Puan Maharani dan Pramono Anung
    Fredrich Yunadi Minta Sidang 3 Kali Sepekan ...

    Menurut Michael, permintaan Fredrich itu aneh. Biasanya, kata dia, pasien harus datang lebih dulu baru bisa dibuat diagnosa medisnya. "Nah, ini pasiennya belum ada," kata dia.

    Michael lalu menelepon pejabat sementara Manajer Pelayanan Medis RS Medika Alia Shahab untuk melaporkan permintaan itu. Michael kesal karena disuruh pengacara Setya untuk membuat diagnosis medis Setya kecelakaan. "Saya bilang ke dokter Alia, saya enggak mau. Saya lebih memilih dipecat daripada disuruh seperti itu," kata dia.

    Alia lalu mengklarifikasi bahwa tidak pernah meminta Michael untuk melakukan hal yang dianggap menyalahi aturan. Alia, kata dia, menyerahkan keputusan perawatan Setya kepada Michael.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.