Kawah Gunung Ijen Semburkan Asap, Ratusan Orang Dievakuasi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan wisatawan mengunjungi Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Bondowoso, 7 Mei 2016. Gunung Ijen menjadi salah satu tempat wisata favorit untuk menikmati pemandangan fenomena blue fire. TEMPO/Frannoto

    Ribuan wisatawan mengunjungi Taman Wisata Alam Kawah Ijen, Bondowoso, 7 Mei 2016. Gunung Ijen menjadi salah satu tempat wisata favorit untuk menikmati pemandangan fenomena blue fire. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawah Gunung Ijen menyemburkan asap pada Rabu malam, 21 Maret 2018. Akibatnya, seratusan warga Desa Kalianyar, Kecamatan Sempol, Kabupaten Bondowoso, dievakuasi ke Desa Sempol. "Sebagian besar sudah kembali ke rumahnya," ucap Camat Sempol Rohim saat dihubungi Tempo, Kamis pagi, 22 Maret 2018.

    Rohim mengatakan kejadian semburan asap kawah Ijen yang terbawa angin dan mengarah ke sejumlah permukiman warga itu terjadi pada sekitar pukul 20.00 WIB. "Sebagian warga yang terpapar adalah warga yang hendak pergi ke Banyuwangi. Tiba-tiba merasa sesak napas," ujar Rohim. Sejumlah warga yang terpapar asap ini mengendarai kendaraan roda empat dan mengangkut sayur hendak dibawa ke Banyuwangi.

    Baca juga: Kawah Gunung Ijen Keluarkan Gelembung Putih 

    Setelah kejadian tersebut, pihaknya bersama semua anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan Sempol langsung mengimbau warga untuk segera bergerak ke jalur evakuasi. "Tadi malam kami langsung mengevakuasi sejumlah warga," tutur Rohim. Lebih dari seratus warga dievakuasi ke Desa Sempol pada Rabu malam kemarin. Ada empat dusun, kata Rohim, yang terpapar asap Kawah Ijen.

    Empat dusun tersebut adalah Dusun Watusampil, Kebonjeruk, Margahayu, dan Blawan. Rohim belum bisa memastikan berapa jumlah warga yang dievakuasi Rabu malam kemarin. "Kondisinya gelap. Sekitar 200 warga," ucap Rohim.

    Berdasarkan data sementara, 22 warga dibawa ke Puskesmas Sempol, 4 warga dibawa ke Puskesmas Tlogo, dan 2 warga kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Bondowoso. Rohim menuturkan saat ini situasinya sudah aman. "Sejumlah warga sudah pulang ke rumahnya," tuturnya.

    Sementara itu, menyusul kejadian penyebaran gas beracun itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Pos Pengamat Gunung Ijen melarang masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki, serta penambang mendekati bibir kawah dan mendekati dasar kawah yang ada di puncak Gunung Ijen. Selain itu, mereka dilarang melakukan aktivitas apa pun sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.

    Baca juga: Banyuwangi dan Bondowoso Rebutan Gunung Ijen

    Kepala Resor Taman Wisata Alam Gunung Ijen Sigit mengatakan, setelah mendapat informasi Rabu malam kemarin, pihaknya langsung mengambil tindakan sementara untuk menutup pendakian ke Gunung Ijen. "Penutupan pendakian sambil menunggu informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi," ucap Sigit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.