Hindari Skimming, Polri Minta Bank Tingkatkan Keamanan Kartu ATM

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, menunjukkan 10 butir peluru tajam milik Andika Surachman dalam gelar perkara kasus penipuan PT First Travel dan menunjukkan barang bukti di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, 22 Agustus 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, menunjukkan 10 butir peluru tajam milik Andika Surachman dalam gelar perkara kasus penipuan PT First Travel dan menunjukkan barang bukti di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, 22 Agustus 2017. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri meminta pihak bank agar menempatkan mesin ATM di lokasi strategis dan dekat keramaian. Tujuannya adalah agar mesin ATM mendapat pengawasan dan terhindar dari pembobolan uang tabungan nasabah dengan modus skimming.

    "Agar lebih aman," ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI (Polri) Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Markas Besar Polri, Rabu, 21 Maret 2018.

    Baca juga: Skimming BRI, Polisi: Nasabah BNI, Mandiri, BCA Juga Jadi Korban

    Menurut Setyo langkah tersebut merupakan salah satu upaya preventif agar mesin ATM tak dibobol atau ditempel alat-alat kejahatan seperti skimming. "Karena CCTV saja tidak cukup," kata dia.

    Selain itu, Setyo menambahkan, dengan kemajuan teknologi, bank dituntut mengikuti perkembangan zaman. Caranya dengan menciptakan kartu dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

    Setyo juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan mesin ATM. "Periksa dulu, apakah mesin ATM-nya aman atau tidak untuk digunakan," katanya.

    Baca juga: Selain Skimming, Pelaku Pembobolan Kartu ATM Gunakan Tusuk Gigi

    Kasus skimming, kata Setyo, mempunyai tingkat kesulitan tersendiri karena menggunakan teknologi canggih dan jarang terjadi. Penyidik masih melakukan pemburuan terhadap jaringan pelaku yang diduga komplotan lintas negara.

    Seperti diketahui, modus kejahatan skimming dilakukan dengan memasang alat skimmer pada mesin ATM. Alat itu diduga dapat membaca data nasabah. Kasus ini menimpa nasabah BRI Cabang Kediri, Jawa Timur. Mereka melaporkan berkurangnya saldo tabungan tanpa melakukan transaksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.