Soal Ancaman Luhut, Politikus PAN: Jangan Baper

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais melambaikan tangan seusai menghadiri audiensi bersama Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 19 Juli 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais melambaikan tangan seusai menghadiri audiensi bersama Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, 19 Juli 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengomentari ancaman Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan atas kritik terhadap pemerintah. Menurut dia, pemerintah tak perlu menanggapi secara berlebihan kritik pendiri PAN Amien Rais.

    "Menurut saya, enggak usah terlalu baper, enggak usah kemudian saling mengancam. Kalau dibuka dosa-dosanya, kita sesama manusia biasa, bagaimana sesama manusia buka dosa orang," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 20 Maret 2018.

    Baca juga: Ancaman Luhut Pandjaitan ke Pengkritik Pemerintah yang Asal

    Taufik menjelaskan, telah menjadi karakter Amien Rais yang suka menyampaikan kritik terhadap pemerintah. "Jangankan sekarang, Orde Baru saja tumbang," ucapnya. Ia pun menilai kritik Amien Rais seharusnya menjadi cambuk pemerintah melakukan perbaikan.

    Sebelumnya, Luhut Pandjaitan naik pitam saat berpidato dalam seminar mengenai kelautan di Badan Pemeriksa Keuangan, Senin, 19 Maret 2018. Ia membantah tuduhan bahwa Presiden Joko Widodo menjual negara kepada pihak asing lewat pembukaan keran investasi berbagai macam proyek.

    Luhut juga mempermasalahkan tuduhan pembagian sertifikat tanah merupakan upaya mengibuli rakyat. Ia tidak menyebut secara spesifik siapa pihak yang menuduh. Namun ia mengancam akan membuka dosa penuduh itu jika kerap mengkritik pemerintah secara asal-asalan.

    Taufik pun menilai program pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat adalah program bagus. Namun, menurut dia, program tersebut tidak dilakukan dalam waktu yang tepat. "Programnya bagus, tapi kan harus diingat ini waktunya kurang. Oktober kan sudah kampanye, apa itu memang memungkinkan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.