PTUN Jakarta Gelar Sidang Pertama Gugatan Partai Idaman ke KPU

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua umum Partai Idaman, Rhoma Irama (tengah) setelah memberikan keterangan pers di DPP Partai Idaman Jalan Dewi Sartika, Jakarta, 16 Januari 2018. TEMPO/Subekti.

    Ketua umum Partai Idaman, Rhoma Irama (tengah) setelah memberikan keterangan pers di DPP Partai Idaman Jalan Dewi Sartika, Jakarta, 16 Januari 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menggelar sidang perdana gugatan Partai Islam Damai Aman (Partai Idaman) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin, 19 Maret 2018. Gugatan dilakukan atas putusan KPU, yang tidak meloloskan Partai Idaman menjadi peserta pemilu 2019.

    "Kami menggugat pelanggaran undang-undang yang dilakukan KPU," kata Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama setelah menghadiri sidang, Senin.

    Baca juga: Zulkifli Hasan Hadiri Sidang Gugatan Partai Rhoma Irama di PTUN

    Rhoma mengatakan keputusan Mahkamah Konstitusi adalah semua partai politik harus diverifikasi. "Ternyata kami sampai saat ini belum pernah diverifikasi," ujarnya.

    Sidang dibuka sekitar pukul 09.45. Rhoma hadir di sidang dengan disertai massa pendukungnya sekitar 100 orang.

    Kuasa hukum Partai Idaman, Alamsyah Hanafiah, menjelaskan, obyek yang disengketakan Partai Idaman adalah Putusan KPU Nomor 58 Tahun 2018. Putusan itu tidak meloloskan Partai Idaman untuk mengikuti pemilu 2019 karena dianggap tidak memenuhi syarat administratif. Padahal, kata Alamsyah, KPU belum pernah melakukan verifikasi data administratif.

    Partai Idaman mengirimkan foto kartu tanda penduduk (KTP) ke KPU sebagai syarat pendaftaran. Namun KTP itu dianggap tidak memenuhi syarat oleh KPU karena buram. Menurut Alamsyah, hal tersebut merupakan kesalahan.

    Sebab, kata dia, dalam Pasal 179 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, KPU perlu melakukan verifikasi untuk menentukan lolos atau tidaknya suatu partai. Dalam kasus ini, Alamsyah melanjutkan, KPU seharusnya melakukan verifikasi terhadap data foto KTP yang telah dikirimkan.

    Baca juga: Rhoma Irama Resmi Daftarkan Gugatan Partai Idaman ke PTUN

    Sidang gugatan itu juga dihadiri Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan. Dia menuturkan kedatangannya untuk memberi dukungan moral kepada Rhoma dan partai Idaman.

    "Untuk memberikan dukungan moral, ya, kepada Pak Haji (Rhoma Irama) dan Partai Idaman agar bisa lolos menjadi peserta pemilu 2019," ucapnya. Sidang lanjutan akan dilakukan pada Rabu, 22 Maret 2018.

    FADIYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.