AHY Awali Blusukan di Jawa Barat dengan Sarapan Nasi Uduk Bekasi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agus Harimurti Yudhoyono. TEMPO/Subekti

    Agus Harimurti Yudhoyono. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Bekasi - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengawali blusukan ke Jawa Barat di Kota Bekasi. Sampai di Bekasi, putra sulung Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu sarapan nasi uduk di Pasar Proyek, Kota Bekasi.

    Berdasarkan pengamatan Tempo, Agus tiba di kawasan Pasar Proyek di Jalan Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, pada pukul 07.30 WIB menggunakan bus bersama rombongannya. Sampai di pasar itu, AHY lalu menyapa warga dan sejumlah pedagang kaki lima.

    Baca juga: AHY Blusukan di Wilayah Jawa Barat Selama Sepekan

    Mantan calon Gubernur DKI Jakarta kemudian menyambangi pedagang nasi uduk gerobak milik Ahmad Pudholi, 42 tahun. Di warung itu, AHY menyempatkan diri sarapan pagi bersama warga serta sejumlah pengurus partai di Kota Bekasi. "Nasi uduknya enak, Pak. Semoga terus lancar," ucap AHY kepada Ahmad.

    Ahmad kaget didatangi AHY. Bahkan AHY bersedia sarapan di warung gerobaknya. Ahmad sudah berjualan sejak 26 tahun silam di lokasi yang sama. "Tidak menyangka saja, Pak AHY sarapan," ujarnya. "Dari kemarin, memang sudah tahu kalau mau ada kunjungan ke sini."

    Di sela sarapan, AHY berdialog dengan warga. Yang dibahas cenderung masalah perekonomian nasional dan internasional. Ia berkeinginan ekonomi di Indonesia bisa tumbuh lebih dari 6 persen. "Kami ingin kerja bersama-sama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat," tutur AHY.

    AHY mengatakan hari ini merupakan hari pertamanya blusukan ke daerah. Rencananya, selama sepekan ke depan, AHY akan mengunjungi 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat.

    "Kota Bekasi menjadi tujuan awal, karena banyak sejarah. Saya dan keluarga pernah tinggal di Jakasampurna, Bekasi Barat," ujar AHY .


  • AHY
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.