Selasa, 26 Juni 2018

Kapolri Tito Karnavian Minta TNI Bantu Pengamanan Pemilu

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menerima Penganugerahan Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, 14 Maret 2018. TEMPO/Subekti.

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menerima Penganugerahan Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, 14 Maret 2018. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian meminta TNI membantu pengamanan pemilihan kepala daerah 2018 dan pemilihan presiden 2019. Hal itu dia sampaikan setelah menerima penghargaan tertinggi dari TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 14 Maret 2018.

    "Tahapan pendaftaran presiden dan wakil presiden akan membuat iklim politik menghangat di Agustus nanti," kata Tito.

    Baca juga: Tito Karnavian Terima Tiga Penghargaan Tertinggi TNI

    Selain itu, ia meminta bantuan TNI mengamankan jalannya pilkada, yang saat ini sudah berlangsung dan masuk tahapan kampanye. Terlebih saat pemungutan suara pada Juni mendatang, Tito memastikan akan melibatkan TNI dalam pengamanan.

    Kehadiran Tito di Mabes TNI pada Rabu ini untuk menerima penghargaan dari TNI. Tito mendapatkan tiga penghargaan tertinggi dari TNI, yakni Bintang Kartika Eka Paksi Utama dari TNI AD, Bintang Jalasena Utama dari TNI AL, dan Bintang Swa Buana Paksa Utama dari TNI AU. Penghargaan itu diberikan karena kerja sama antara Polri dan TNI dinilai telah membuat TNI bisa melakukan tugas pokoknya dengan baik.

    Tito berharap penyerahan bintang itu bukan sekadar seremonial, apalagi hanya untuk menambah ramai lencana di baju saja. "Penghargaan ini simbol tentang hubungan dua organisasi yang sangat besar di negara ini," katanya.

    Baca juga: Tito Karnavian Usul Istilah Tahun Politik Diganti Pesta Demokrasi

    Adapun pengamanan lain yang Tito harapkan melibatkan TNI adalah pengamanan saat Ramadan, seperti Operasi Ketupat, juga pengamanan Idul Fitri dan Idul Adha. Lalu pengamanan acara internasional, yakni ASEAN Games 2018 di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.

    Selain itu, ada acara Annual World Bank Conference yang akan digelar di Bali dan dihadiri belasan ribu tokoh keuangan dunia. Selanjutnya, kata Tito, pengamanan rutin seperti perayaan Natal dan tahun baru. "Kalau TNI-Polri solid, sinergi, NKRI akan tetap utuh, bangsa kuat," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga