KSP Moeldoko dan Ketua DPR Bambang Soesatyo Sambangi KPK

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal (Purnawirawan) Moeldoko selepas pelantikannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, 17 Januari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Jenderal (Purnawirawan) Moeldoko selepas pelantikannya sebagai Kepala Staf Kepresidenan menggantikan Teten Masduki di Istana Negara, Jakarta, 17 Januari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Selain mereka, hadir pula Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto.

    Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengtakan, mereka datang memenuhi undangan KPK acara peluncuran Laporan Tahunan KPK 2017. "Untuk menyampaikan pada publik tentang apa yang dikerjakan KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban," kata dia, Senin, 12 Maret 2018.

    Baca: KPK Serius Periksa Rekam Jejak 13 Calon Deputi Penindakan

    Para pejabat tersebut, kata Febri, juga datang untuk menghadiri acara diskusi pemberantasan korupsi, bertajuk KPK Mendengar. "Intinya KPK ingin menerima masukan dan saran dari pihak yang selama ini berinteraksi dengan KPK secara kelembagaan karena komunikasi yang kami bangun tentu harus dua arah," kata dia.

    Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya akan memberikan masukan untuk perbaikan KPK. "Nanti, mungkin ada sedikit masukan, yang pertama memperbaiki hubungan dengan KPK yang belakangan terjadi sedikir perseteruan," ujarnya.

    Baca: ICW Kritik KPK soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

    Menurut Bambang, DPR juga mempunyai tanggung jawab yang sama terkait pemberantasan korupsi sehingga DPR juga membuka diri untuk masukan dari KPK. "Kami membuka diri untuk masukan-masukan titik lemah mana saja yang menimbulkan moral "hazard" yang mendorong anggota DPR melakukan di luar kepatutan. Berikutnya, kami sama-sama menjaga suasana yang kondusif agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yang mengadu domba kedua pihak." ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.